<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>go green ! no plant no life !</title>
	<atom:link href="http://irwandianto.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://irwandianto.wordpress.com</link>
	<description>bundel info lingkungan,teknologi dan hobby</description>
	<lastBuildDate>Fri, 08 Feb 2008 08:21:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='irwandianto.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>go green ! no plant no life !</title>
		<link>http://irwandianto.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://irwandianto.wordpress.com/osd.xml" title="go green ! no plant no life !" />
	<atom:link rel='hub' href='http://irwandianto.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Shell Cari Wirausaha Muda -untuk menjadikan pengusaha terkenal</title>
		<link>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/shell-cari-wirausaha-muda-untuk-menjadikan-pengusaha-terkenal/</link>
		<comments>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/shell-cari-wirausaha-muda-untuk-menjadikan-pengusaha-terkenal/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Feb 2008 08:21:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irwandianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/shell-cari-wirausaha-muda-untuk-menjadikan-pengusaha-terkenal/</guid>
		<description><![CDATA[Kamis , 24 Januari 2008 , 20:19:39 wib Hasanuddin Aco JAKARTA, TRIBUN - Shell Indonesia melalui program LiveWIRE BSA 2008 mencari pengusaha muda yang tak punya modal untuk menjadikan pengusaha terkenal. Lomba bertajuk &#8220;Business Start-Up Award 2008&#8243; ini ditujukan bagi anak muda Indonesia yang telah memulai usahanya maksimal dua tahun. Tahun ini, maksimal sepuluh pemenang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=36&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:10px;color:#ee0000;"> Kamis , </span>  <span style="font-size:10px;color:#ee0000;"> 24 Januari 2008 , </span>  <span style="font-size:10px;color:#ee0000;"> 20:19:39 wib<br />
</span>   		 <span style="color:#004d91;font-size:18px;line-height:20px;font-weight:bold;"></span><br />
<span style="font-size:10px;color:#009933;"> Hasanuddin Aco</span></p>
<p><b>JAKARTA, TRIBUN </b>- Shell Indonesia melalui program LiveWIRE BSA 2008 mencari pengusaha muda yang tak punya modal untuk menjadikan pengusaha terkenal. Lomba bertajuk &#8220;Business Start-Up Award 2008&#8243; ini ditujukan bagi anak muda Indonesia yang telah memulai usahanya maksimal dua tahun.</p>
<p>Tahun ini, maksimal sepuluh pemenang Shell LiveWIRE BSA 2008 akan mendapat modal usaha Rp 20 juta per orang. Seperti penyelenggaraan tahun lalu, pemenang akan diberi konsultasi dan bimbingan tambahan dalam menjalankan wirausahanya.<span id="more-36"></span></p>
<p>&#8220;Di Shell kami menghargai semangat pengusaha di kalangan pemuda yang merupakan generasi penerus. Dan ini bentuk komitmen kami untuk mendorong pengusaha muda tumbuh serta turut berkontribusi kepada perkembangan ekonomi Indonesia,&#8221; kata Presiden Director dan Country Chairman Shell Indonesia, Darwin Silalahi dalam konferensi pers di Hotel Mulia, Jakarta, Kamis (24/1).</p>
<p>Pendaftaran dimulai 24 Januari sampai 29 Februari 2008. Pengumuman penerima penghargaan pada 11 April 2008. Sementara, satu dari sekian syarat utama yang perlu diperhatikan adalah peserta harus sudah menjalankan bisnis mulai tiga bulan hingga dua tahun.</p>
<p>Lomba berlaku bagi warga Indonesia berusia 18-32 tahun. Daftarkan diri dengan men-download formulir pendaftaran-nya di-link yang tersedia di www.livewire-indonesia.org. Formulir yang diisi lengkap dikumpulkan paling telat 29 Februari 2008.</p>
<p>Vice President External Affair and Business Development Wally Saleh mengatakan, program ini setidaknya untuk mengurangi pengangguran. &#8220;Anak muda sejak dini diajak untuk menjadi enterpreunership,&#8221; katanya.</p>
<p>Dikatakannya, dengan program ini pemuda tak hanya menggantungkan pada lamaran kerja dari surat lowongan kerja yang dikirim ke perusahaan. &#8220;Tapi pemuda kita pacu untuk berbisnis dan bisa sediakan lapangan kerja,&#8221; katanya. <b>(nip)</b></p>
<p>tribunjabar.co.id/artikel_view.php?id=1478&amp;kategori=1</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/irwandianto.wordpress.com/36/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/irwandianto.wordpress.com/36/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irwandianto.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irwandianto.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irwandianto.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irwandianto.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/irwandianto.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/irwandianto.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/irwandianto.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/irwandianto.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irwandianto.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irwandianto.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irwandianto.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irwandianto.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irwandianto.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irwandianto.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=36&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/shell-cari-wirausaha-muda-untuk-menjadikan-pengusaha-terkenal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b88400fd4828be258cc2d6be4e042cd4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irwandianto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nunggang Cygnus di Jalur Rancabuaya</title>
		<link>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/nunggang-cygnus-di-jalur-rancabuaya/</link>
		<comments>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/nunggang-cygnus-di-jalur-rancabuaya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Feb 2008 08:18:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irwandianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[lingkungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/nunggang-cygnus-di-jalur-rancabuaya/</guid>
		<description><![CDATA[Jum&#8217;at , 25 Januari 2008 , 14:15:22 wib Dedi Herdiana SINDANGBARANG, TRIBUN &#8211; Tur darat pantai selatan Jabar ternyata tak semudah yang dibayangkan. Sangat jauh berbeda dengan jalur pantura Jabar yang jalannya sudah mulus dan lebar. Meski begitu rasa letih dan tegang terbayar oleh pesona alamnya. Jalur paling maut, menguras energi, serta mendongkrak adrenalin adalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=35&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:10px;color:#ee0000;"> Jum&#8217;at , </span>  <span style="font-size:10px;color:#ee0000;"> 25 Januari 2008 , </span>  <span style="font-size:10px;color:#ee0000;"> 14:15:22 wib<br />
</span>   		 <span style="color:#004d91;font-size:18px;line-height:20px;font-weight:bold;"></span><br />
<span style="font-size:10px;color:#009933;"> Dedi Herdiana</span></p>
<p><b>SINDANGBARANG, TRIBUN</b> &#8211; Tur darat pantai selatan Jabar ternyata tak semudah yang dibayangkan. Sangat jauh berbeda dengan jalur pantura Jabar yang jalannya sudah mulus dan lebar. Meski begitu rasa letih dan tegang terbayar oleh pesona alamnya.</p>
<p>Jalur paling maut, menguras energi, serta mendongkrak adrenalin adalah trek antara Rancabuaya hingga Cidaun sepanjang lebih kurang 20 kilometer. Di sepanjang rute itu ada empat muara sungai besar yang berhulu di pegunungan selatan Jabar. <span id="more-35"></span></p>
<p>Di keempat muara sungai itu kini dibangun jembatan untuk memutus isolasi perhubungan darat. Tapi dari empat proyek jembatan itu, tiga di antaranya belum jadi.</p>
<p>&#8220;Kendaraan harus melipir sungai saat nyeberang,&#8221; lapor wartawan <b>Tribun Online</b> dari Sindangbarang, Jumat (25/1) siang ini. &#8220;Rombongan wartawan naik Landrover tua. Rasanya tegang dan bergoyang-goyang&#8230;hahahaha!&#8221;</p>
<p>&#8220;Jalan antara Rancabuaya-Cidaun masih tahap perkerasan batu,&#8221; imbuhnya dalam laporan singkat yang dikirim ke Bandung. Kendaraan yang ditumpangi Gubernur Jabar Danny Setiawan dan rombongan dari Bandung pun harus berjibaku melawan keperkasaan alam.</p>
<p>Danny sendiri mungkin saja tak seletih dan setegang anggota rombongan lain karena tunggangannya sangat perkasa. Dia menumpang Toyota Land Cruiser Cygnus, edisi super dan termewah dari seri Land Cruiser keluaran Toyota 100 Series (1998-2007.</p>
<p>Kendaraan super boros bahan bakar ini model station wagon dan van terbesar di keluarga Land Cruiser. Nama Land Cruiser Cygnus juga dipakai di Jepang. Sementara untuk pasar ekspor pakai nama Lexus LX470.</p>
<p>Sementara di kawasan Eropa, Land Cruiser Cygnus ini dipasarkan dengan nama Land Cruiser Amazon. Untuk medan seganas jalur selatan Jabar, apalagi yang sudah ada perkerasan, tentu bukan tandingan Cygnus.</p>
<p>Selain Cygnus ini, rombongan tur Danny Setiawan ada 19 kendaraan beraneka jenis. Antara lain Nissan Terrano, Jeep Wrangler, Cherokee, dan sejumlah Landrover.</p>
<p>Tiga proyek mangkrak yang dilalui rombongan adalah jembatan Cilayu di Desa Cimahi, Kecamatan Caringin, jembatan Cikawung di Desa Karangwangi, Kecamatan Cidaun, dan jembatan Cisela di Desa Karangwangi, Kecamatan Cidaun.</p>
<p>Proyek keempat, jembatan Cipunage di Kecamatan Cidaun bentang jembatannya sudah tersambung meski belum boleh dilalui kendaraan. Namun di Cipunage ini pelintas cukup tertolong atas keberadaan jembatan lama berkontruksi besi dan beralas papan kayu.</p>
<p>Jalur pantai selatan Jabar ini sebetulnya termasuk bagian megaproyek jalan trans Jawa lintas selatan yang akan menghubungkan Jatim-Jateng-DIY-Jabar hingga Banten.</p>
<p>Namun dari tahun ke tahun perkembangan proyek ini sangat lamban. Jika proyek ini selesai, dipastikan perekonomian di wilayah selatan Pulau Jawa akan menggeliat dengan cepat, seperti halnya di pesisir utara.<b>(xna)</b></p>
<p>tribunjabar.co.id/artikel_view.php?id=1525&amp;kategori=1</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/irwandianto.wordpress.com/35/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/irwandianto.wordpress.com/35/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irwandianto.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irwandianto.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irwandianto.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irwandianto.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/irwandianto.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/irwandianto.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/irwandianto.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/irwandianto.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irwandianto.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irwandianto.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irwandianto.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irwandianto.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irwandianto.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irwandianto.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=35&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/nunggang-cygnus-di-jalur-rancabuaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b88400fd4828be258cc2d6be4e042cd4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irwandianto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Maret, Honda Rilis Accord Versi Baru</title>
		<link>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/maret-honda-rilis-accord-versi-baru/</link>
		<comments>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/maret-honda-rilis-accord-versi-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Feb 2008 08:07:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irwandianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[mobil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/maret-honda-rilis-accord-versi-baru/</guid>
		<description><![CDATA[Jum&#8217;at , 01 Februari 2008 , 11:52:24 wib Heroe Baskoro JAKARTA, TRIBUN &#8211; Pabrikan Honda secara resmi akan meluncurkan Honda Accord di awal Maret 2008. Generasi baru Honda Accord yang kabarnya didesain lebih bertenaga, lebih efisien dan peningkatan safety pada semua line up sedan dan coupe. Dimensinya lebih besar guna menghasilkan interior lebih lega. Menurut [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=34&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:10px;color:#ee0000;"> Jum&#8217;at , </span>  <span style="font-size:10px;color:#ee0000;"> 01 Februari 2008 , </span>  <span style="font-size:10px;color:#ee0000;"> 11:52:24 wib<br />
</span>   		 <span style="color:#004d91;font-size:18px;line-height:20px;font-weight:bold;"></span><br />
<span style="font-size:10px;color:#009933;"> Heroe Baskoro</span></p>
<p><b>JAKARTA, TRIBUN</b> &#8211; Pabrikan Honda secara resmi akan meluncurkan Honda Accord di awal Maret 2008. Generasi baru Honda Accord yang kabarnya didesain lebih bertenaga, lebih efisien dan peningkatan safety pada semua line up sedan dan coupe.</p>
<p>Dimensinya lebih besar guna menghasilkan interior lebih lega. Menurut Jonfis Fandy, Marketing &amp; After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor di Jakarta, Jumat (1/2) Honda Accord akan memakai mesin 3.5 liter i-VTEC V6 memproduksi 268-hp.<span id="more-34"></span></p>
<p>Ini mesin bertenaga paling besar dalam sejarah Accord, dilengkapi generasi baru Variable Cylinder Management (VCM), teknologi penghemat bensin. VCM mengoperasikan enam silinder bila membutuhkan power, tapi 4 atau 3 silinder saja bila ingin efisiein.</p>
<p>Hasilnya Accord mendapat rating EPA 19/29 mpg. Selain emisinya sudah medapat pengakuan Partial Zero Emissions Vehicle (PZEV). Accord baru juga dilengkapi struktur body Advanced Compatibility EngineeringT (ACET) yang membuatnya lebih tahan tabrakan frontal dari kendaraan yang berbeda ukuran dan ketinggian bumper.</p>
<p>Fitur safety lainnya adalah Vehicle Stability AssistT (VSAr), side-curtain airbags, dual-chamber front side airbags di mana untuk posisi pengemudi dilengkapi Occupant Position Detection System (OPDS), active front seat head restraint, ABS dan lainnya.</p>
<p>Accord Sedan dan Coupe dengan mesin 2.4 liter dan 3.5 liter dan transmisi 5MT (standar di mesin 2.4 liter), 5-speed AT (standar di 3.5 liter dan tersedia untuk 2.4 liter) dan 6-speet MT (khusus Accord Coupe V6 6MT). Power mesin 4 silinder 177-hp dan 190-hp.<b>(xna)</b></p>
<p>www.tribunjabar.co.id/artikel_view.php?id=1861&amp;kategori=15</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/irwandianto.wordpress.com/34/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/irwandianto.wordpress.com/34/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irwandianto.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irwandianto.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irwandianto.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irwandianto.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/irwandianto.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/irwandianto.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/irwandianto.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/irwandianto.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irwandianto.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irwandianto.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irwandianto.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irwandianto.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irwandianto.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irwandianto.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=34&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/maret-honda-rilis-accord-versi-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b88400fd4828be258cc2d6be4e042cd4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irwandianto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mazda2 Tiga Pintu Incar Jenewa</title>
		<link>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/mazda2-tiga-pintu-incar-jenewa/</link>
		<comments>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/mazda2-tiga-pintu-incar-jenewa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Feb 2008 08:06:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irwandianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[mobil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/mazda2-tiga-pintu-incar-jenewa/</guid>
		<description><![CDATA[Jum&#8217;at , 01 Februari 2008 , 11:26:04 wib Heroe Baskoro JENEWA, TRIBUN - Mazda Motor Co untuk pertamakalinya memiliki wakil bersaing di kelompok hatchback tiga pintu melalui Mazda2. Dengan mengusung semua atribut yang dimiliki versi hatchback lima pintu, versi tiga pintu bahkan lebih sporty dan lebih terjangkau. Mazda2 akan mengawali debut perdananya di dunia pada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=33&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="line-height:12px;padding:6px 4px 0 8px;" align="left">   		  <span style="font-size:10px;color:#ee0000;"> Jum&#8217;at , </span>  <span style="font-size:10px;color:#ee0000;"> 01 Februari 2008 , </span>  <span style="font-size:10px;color:#ee0000;"> 11:26:04 wib<br />
</span>   		 <span style="color:#004d91;font-size:18px;line-height:20px;font-weight:bold;"></span><br />
<span style="font-size:10px;color:#009933;"> Heroe Baskoro</span></p>
<div style="color:#555555;text-align:justify;font-size:12px;">    <b>JENEWA, TRIBUN </b>- Mazda Motor Co untuk pertamakalinya memiliki wakil bersaing di kelompok <i>hatchback</i> tiga pintu melalui Mazda2. Dengan mengusung semua atribut yang dimiliki versi <i>hatchback</i> lima pintu, versi tiga pintu bahkan lebih sporty dan lebih terjangkau.</p>
<p>Mazda2 akan mengawali debut perdananya di dunia pada pameran otomotif Geneva International Motor Show ke 78 yang berlangsung 4- 16 Maret 2008.<span id="more-33"></span></p>
<p>Dalam pameran akbar itu, Mazda juga akan memperkenalkan tiga model baru yang akan debut di Eropa, yaitu Mazda Taiki concept car, yang dilengkapi dengan mesin rotary masa depan. Juga Mazda5 Hydrogen RE Hybrid dan sport Mazda RX8 bermesin rotary versi facelift.</p>
<p>Hatchback baru Mazda2 tiga pintu ini disiapkan untuk memikat konsumen baru sebagai bagian dari upaya menyokong pertumbuhan Mazda lebih jauh di pasar otomotif Eropa. Hadir dengan mesin bensin MZR 1.3 liter (85-hp) dan 1.5 liter (105-hp) yang responsif dan begitu hidup.</p>
<p>Juga MZ-CD 1.4 liter commonr-rail turbo diesel (67-hp). Ketiga mesin ini juga diaplikasikan di versi lima pintu. Mesin-mesin ini memiliki keunggulan efisiensi bahan bakar tinggi sekaligus emisi CO2 yang rendah.</p>
<p>Platform yang dipakai Mazda2 juga dipakai versi produksi sedan kompak Ford yang kini masih dalam fase konsep yaitu Verve concept car. Redisain body dan sasis, Mazda2 hampir 100 kg lebih ringan dibandingkan generasi sebelumnya, yaitu di bawah 1.000 kg.</p>
<p>Hasil ini seperti kutub lain dari kebanyakan mobil yang justru bertambah berat dan besar dari satu generasi ke generasi selanjutnya.</p>
<p>Tipe hatchback tiga pintu ini menjadi varian ketiga setelah versi hatchback lima pintu dan sedan empat pintu. Diluncurkan September 2007 sebagai generasi baru Zoom-Zoom pertama yang naik ke level selanjutnya, Mazda2 hatchback lima pintu segera menyapa konsumennya di Eropa.</p>
<p>Versi sedan empat pintu diperkenalkan di di Guangzhou International Automobile Exhibition pada November 2007. China menjadi negara pertama di dunia yang menyaksikan versi sedan empat pintu dari Mazda2 yang di Jepang dikenal juga sebagai Mazda Demio.</p>
<p>Pada Desember 2007 Mazda2 mendapat penghargaan bintang lima (terbaik) untuk perlindungan penumpang dewasa Euro NCAP (New Car Assessment Program) setelah melakukan uji tabrak.</p>
<p>Saat itu Mazda2 juga sudah menerima lebih dari 20 penghargaan di bidang otomotif. termasuk penghargaan Car of the Year di Austria, Belgia, Bulgaria, Kroasia, Denmark, Yunani dan Selandia Baru. Juga RJC Car of the Year di Jepang. <b>(nip)</b></div>
<div style="color:#555555;text-align:justify;font-size:12px;"></div>
<div style="color:#555555;text-align:justify;font-size:12px;">tribunjabar.co.id/artikel_view.php?id=1858&amp;kategori=15</div>
</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/irwandianto.wordpress.com/33/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/irwandianto.wordpress.com/33/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irwandianto.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irwandianto.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irwandianto.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irwandianto.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/irwandianto.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/irwandianto.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/irwandianto.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/irwandianto.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irwandianto.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irwandianto.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irwandianto.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irwandianto.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irwandianto.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irwandianto.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=33&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/mazda2-tiga-pintu-incar-jenewa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b88400fd4828be258cc2d6be4e042cd4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irwandianto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Militer AS Ujicoba Meriam Terdahsyat</title>
		<link>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/militer-as-ujicoba-meriam-terdahsyat/</link>
		<comments>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/militer-as-ujicoba-meriam-terdahsyat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Feb 2008 07:42:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irwandianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irwandianto.wordpress.com/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[Senin , 04 Februari 2008 , 15:41:30 wib Setya KS VIRGINIA, TRIBUN - Angkatan Laut AS berhasil mengujicoba meriam jenis baru berkekuatan dahsyat yang akan dipakai untuk mengganti meriam-meriam konvensional di kapal-kapal perang mereka. Meriam ini tergolong futuristik karena sumber energi yang digunakan untuk melontarkan proyektil sangat berbeda dengan jenis senjata konvensional. Ujicoba senjata dilakukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=32&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="line-height:12px;padding:6px 4px 0 8px;" align="left">   		  <span style="font-size:10px;color:#ee0000;"> Senin , </span>  <span style="font-size:10px;color:#ee0000;"> 04 Februari 2008 , </span>  <span style="font-size:10px;color:#ee0000;"> 15:41:30 wib<br />
</span>   		 <span style="color:#004d91;font-size:18px;line-height:20px;font-weight:bold;"></span><br />
<span style="font-size:10px;color:#009933;"> Setya KS</span></p>
<div style="color:#555555;text-align:justify;font-size:12px;">    <b>VIRGINIA, TRIBUN -</b> Angkatan Laut AS berhasil mengujicoba meriam jenis baru berkekuatan dahsyat yang akan dipakai untuk mengganti meriam-meriam konvensional di kapal-kapal perang mereka.</p>
<p>Meriam ini tergolong futuristik karena sumber energi yang digunakan untuk melontarkan proyektil sangat berbeda dengan jenis senjata konvensional. Ujicoba senjata dilakukan di Dahlgren, Virginia pada 31 Januari 2008. <span id="more-32"></span></p>
<p>Meriam besar ini memakai tenaga elektromagnetik untuk melepaskan peluru dengan kekuatan yang jauh lebih cepat dan berjangkauan lebih jauh. Meriam ini dijuluki &#8220;railgun&#8221; dengan lontaran proyektil peluru mencapai 230 mil (370 kilometer).</p>
<p>Seperti dikutip dari situs <b>livescience.com</b>, kecepatan peluru tujuh kali kecepatan suara (Mach 7) dan kecepatan dampak ledakan mencapai Mach 5.</p>
<p>Dari video rekaman ujicoba, seorang pejabat militer AS AS menyebut senjata ini sebagai meriam elektromagnetik terdahsyat di dunia.</p>
<p>Sebagai perbandingam meriam konvensional yang dipakai kapal-kapal perang AS, semisal meriam MK 45 lima inchi jarak jangkauannya hanya lebih kurang 23 mil (37 kilometer).</p>
<p>Menurut Manajer Program Electromagnetic Railgun, Elizabeth D&#8217;Andrea, kehadiran senjata baru nan canggih ini akan membuat kapal-kapal perang AS semakin aman dari jangkauan musuh. Senjata ini ditargetkan siap pakai pada 2018. <b>(nip)</b></div>
<div style="color:#555555;text-align:justify;font-size:12px;"></div>
<div style="color:#555555;text-align:justify;font-size:12px;">tribunjabar.co.id/artikel_view.php?id=2045&amp;kategori=14</div>
</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/irwandianto.wordpress.com/32/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/irwandianto.wordpress.com/32/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irwandianto.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irwandianto.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irwandianto.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irwandianto.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/irwandianto.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/irwandianto.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/irwandianto.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/irwandianto.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irwandianto.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irwandianto.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irwandianto.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irwandianto.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irwandianto.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irwandianto.wordpress.com/32/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=32&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/militer-as-ujicoba-meriam-terdahsyat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b88400fd4828be258cc2d6be4e042cd4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irwandianto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hutan di Pulau Jawa Tinggal 19 Persen</title>
		<link>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/hutan-di-pulau-jawa-tinggal-19-persen/</link>
		<comments>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/hutan-di-pulau-jawa-tinggal-19-persen/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Feb 2008 07:33:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irwandianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[hutan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/hutan-di-pulau-jawa-tinggal-19-persen/</guid>
		<description><![CDATA[Selasa , 05 Februari 2008 , 13:42:53 wib Kisdiantoro CIPATAT, TRIBUN - Menteri Kehutanan MS Kaban menyebutkan, tutupan hutan di Pulau Jawa idealnya sebanyak 30 persen dari daratan terbuka. Hanya saja, saat ini tutupan hutan hanya tinggal 19 persen saja. &#8220;Angka 19 persen harus ditambah dari tahun ke tahun. Tapi, potensinya malah semakin berkurang,&#8221; jelas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=31&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="line-height:12px;padding:6px 4px 0 8px;" align="left">   		  <span style="font-size:10px;color:#ee0000;"> Selasa , </span>  <span style="font-size:10px;color:#ee0000;"> 05 Februari 2008 , </span>  <span style="font-size:10px;color:#ee0000;"> 13:42:53 wib<br />
</span>   		 <span style="color:#004d91;font-size:18px;line-height:20px;font-weight:bold;"></span><br />
<span style="font-size:10px;color:#009933;"> Kisdiantoro</span></p>
<div style="color:#555555;text-align:justify;font-size:12px;">    <b>CIPATAT, TRIBUN -</b> Menteri Kehutanan MS Kaban menyebutkan, tutupan hutan di Pulau Jawa idealnya sebanyak 30 persen dari daratan terbuka. Hanya saja, saat ini tutupan hutan hanya tinggal 19 persen saja.</p>
<p>&#8220;Angka 19 persen harus ditambah dari tahun ke tahun. Tapi, potensinya malah semakin berkurang,&#8221; jelas MS Kaban pada acara Program Nasional Gerakan Rehabilitasi Hutan dan Lahan 2008, di Pusdikif TNI AD, Desa Citatah, Kecamatan Cipatat, Selasa (5/2) pagi.<span id="more-31"></span></p>
<p>Menurutnya, program penananaman 100 ribu hutan yang dicanangkan pemerintah, saat ini sudah terlaksana dengan penanaman sebanyak 74 juta pohon.</p>
<p>Untuk melakukan perbaikan hutan, Menhut mengharapkan keterlibatan semua elemen masyarakat. Alasannya, upaya konservasi hutan dan sumber air tak bisa ditunda.</p>
<p>Bila hutan terpelihara, maka tanah longsor, banjir, hilangnya flora dan fauna, termasuk kebakaran hutan bisa dicegah. Sebaliknya, bila hutan rusak, maka lahan tak mampu lagi menyerap dan menampung air.</p>
<p>Penanaman sejumlah pohon di area Pusdikif seluas 400 hektare diharapkan bisa membantu program pemerintah mengatasi masalah kerusakan hutan. Selain itu, akan menjadi sumber ekonomi karena setelah 10 tahun berjalan kayu bisa dipanen. <b>(nip)</b></div>
<div style="color:#555555;text-align:justify;font-size:12px;"></div>
<div style="color:#555555;text-align:justify;font-size:12px;">tribunjabar.co.id/artikel_view.php?id=2100&amp;kategori=9</div>
</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/irwandianto.wordpress.com/31/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/irwandianto.wordpress.com/31/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irwandianto.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irwandianto.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irwandianto.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irwandianto.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/irwandianto.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/irwandianto.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/irwandianto.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/irwandianto.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irwandianto.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irwandianto.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irwandianto.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irwandianto.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irwandianto.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irwandianto.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=31&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/hutan-di-pulau-jawa-tinggal-19-persen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b88400fd4828be258cc2d6be4e042cd4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irwandianto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Daihatsu Ekspor Produk ke Jepang</title>
		<link>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/daihatsu-ekspor-produk-ke-jepang/</link>
		<comments>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/daihatsu-ekspor-produk-ke-jepang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Feb 2008 07:31:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irwandianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[mobil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/daihatsu-ekspor-produk-ke-jepang/</guid>
		<description><![CDATA[Selasa , 05 Februari 2008 , 20:00:40 wib Heroe Baskoro JAKARTA, TRIBUN &#8211; PT Astra Daihatsu Motor (ADM) di tahun 2008 memasang target penjualan mobilnya sekitar 200.000 unit dengan pendapatan ditaksir mencapai Rp 17 triliun. Target itu lebih besar dari tahun 2007 meraih pendapatan sebesar Rp 13 triliun setelah berhasil menjual 151.000 unit. Target penjualan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=30&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="line-height:12px;padding:6px 4px 0 8px;" align="left">   		  <span style="font-size:10px;color:#ee0000;"> Selasa , </span>  <span style="font-size:10px;color:#ee0000;"> 05 Februari 2008 , </span>  <span style="font-size:10px;color:#ee0000;"> 20:00:40 wib<br />
</span>   		 <span style="color:#004d91;font-size:18px;line-height:20px;font-weight:bold;"></span><br />
<span style="font-size:10px;color:#009933;"> Heroe Baskoro</span></p>
<div style="color:#555555;text-align:justify;font-size:12px;">    <b>JAKARTA, TRIBUN</b> &#8211; PT Astra Daihatsu Motor (ADM) di tahun 2008 memasang target penjualan mobilnya sekitar 200.000 unit dengan pendapatan ditaksir mencapai Rp 17 triliun. Target itu lebih besar dari tahun 2007 meraih pendapatan sebesar Rp 13 triliun setelah berhasil menjual 151.000 unit.</p>
<p>Target penjualan ADM itu termasuk untuk pasar ekspor ke berbagai manca negara sebanyak 50.000 unit dari tahun 2007 sebesar 36.000 unit. Meliputi 18.000 unit Toyota Lite Ice dan Town Ice dalam bentuk CBU ke Jepang merupakan kembaran dari Daihatsu Grand Max.<span id="more-30"></span></p>
<p>Ekspor terbesar Toyota Avanza, kembaran dari Daihatsu Xenia ke Malaysia (1500 unit/bulan), Afrika Selatan (1000 unit/bulan), Thailand (300-400 unit/bulan), Venezuela (300 unit/bulan) dan negara lainnya.</p>
<p>&#8220;Semakin banyak mobil yang kita jual, pendapatan kita semakin besar dan mudah-mudahan mencapai target Rp 17 triliun. Keuntungannya saya tidak berani pastikan, mesti lebih barik dari tahun lalu,&#8221; kata Wiltarsa Halim Direktur Keuangan ADM di Jakarta, Selasa (5/2).</p>
<p>Hal ini disampaikan seusai mndampingi Menhub Djusman Syafeii J bersama CEO Daihatsu Motor Company K Shiramitsu dan CEO ADM Hideki Nomura memberangkatkan 126 unit Toyota Lite Ice (pickup) dan Town Ice (minibus) dikapalkan ke Jepang dari basis ekspor ADM di Vehicle Logistic Centre di kawasan pabrik ADM, Sunter Jakarta Utara.</p>
<p>&#8220;Inilah pertamakalinya produsen mobil Indonesia yang mampu menembus pasar paling ketat kualitas produk di Jepang. Ya kita berharap pesanan Toyota Lite Ice dan Town Ice semakin banyak dan pendapatan kita jadi semakin besar,&#8221; tutur Halim.</p>
<p>Wapresdir ADM Sudirman memaparkan Toyota Lite Ice dan Town Ice sudah dirancang dan sesuai dengan kontraknya dengan Toyota Motor Company empat tahun lalu merupakan paket ekspor dari varian Grand Max.<b>(xna)</b></div>
<div style="color:#555555;text-align:justify;font-size:12px;"></div>
<div style="color:#555555;text-align:justify;font-size:12px;">tribunjabar.co.id/artikel_view.php?id=2124&amp;kategori=15</div>
</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/irwandianto.wordpress.com/30/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/irwandianto.wordpress.com/30/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irwandianto.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irwandianto.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irwandianto.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irwandianto.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/irwandianto.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/irwandianto.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/irwandianto.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/irwandianto.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irwandianto.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irwandianto.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irwandianto.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irwandianto.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irwandianto.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irwandianto.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=30&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/daihatsu-ekspor-produk-ke-jepang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b88400fd4828be258cc2d6be4e042cd4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irwandianto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>India Luncurkan Mobil Termurah Dunia</title>
		<link>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/india-luncurkan-mobil-termurah-dunia/</link>
		<comments>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/india-luncurkan-mobil-termurah-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Feb 2008 07:22:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irwandianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[mobil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/india-luncurkan-mobil-termurah-dunia/</guid>
		<description><![CDATA[Kamis , 10 Januari 2008 , 22:39:25 wib bbc PERUSAHAAN otomotif India Tata Motors meluncurkan mobil termurah di dunia yang dinama Tata Nano, belum lama ini. Kendaraan bermotor itu juga dijuluki Mobil Rakyat. Harganya hanya seratus ribu rupee, atau sekitar 2.500 dolar (sekitar Rp 23 juta).Mobil empat pintu untuk lima orang ini dilengkapi dengan mesin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=29&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:10px;color:#ee0000;">Kamis , </span>  <span style="font-size:10px;color:#ee0000;"> 10 Januari 2008 , </span>  <span style="font-size:10px;color:#ee0000;"> 22:39:25 wib<br />
</span>   		 <span style="color:#004d91;font-size:18px;line-height:20px;font-weight:bold;"></span><br />
<span style="font-size:10px;color:#009933;"> bbc</span></p>
<div style="color:#555555;text-align:justify;font-size:12px;">    <b>PERUSAHAAN </b>otomotif India Tata Motors meluncurkan mobil termurah di dunia yang dinama Tata Nano, belum lama ini. Kendaraan bermotor itu juga dijuluki Mobil Rakyat. Harganya hanya seratus ribu rupee, atau sekitar 2.500 dolar (sekitar Rp 23 juta).Mobil empat pintu untuk lima orang ini dilengkapi dengan mesin 624cc di belakang. Mobil buatan Tata ini tidak memiliki AC atau jendela bertenaga listrik dan tanpa power. Namun, mobil ini juga akan diproduksi dalam model mewah.<span id="more-29"></span></p>
<p>Peluncuran mobil ini berlangsung sementara pasar mobil domestik India diperkirakan akan berkembang pesat dalam tahuntahun ke depan menyusul pertumbuhan ekonomi India yang pesat diiringi kemakmuran konsumen yang meningkat.</p>
<p>Nilai penjualan mobil di India diperkirakan meningkat empat kali lupat menjadi $145 miliar menjelang tahun 2016. Dilaporkan, mobil ini berpotensi menjadi bibit revolusi di bidang otomotif. Namun perkembangan ini membuat kalangan pembela lingkungan akan berekasi keras karena akan bertambah kepadatan lalulintas dan juga polusi.</p>
<p>Orang di belakangn proyek ini, Ratan Tata, mengatakan ia berharap mobil termurah di dunia itu akan membuat kehidupan lebih aman bagi keluarga-keluarga India yang saat ini masih banyak menggunakan sepeda motor, yang membuat kaki para penumpangnya berayun ke mana-mana. (bbc)</p></div>
<div style="color:#555555;text-align:justify;font-size:12px;"></div>
<div style="color:#555555;text-align:justify;font-size:12px;">tribunjabar.co.id/artikel_view.php?id=704&amp;kategori=17</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/irwandianto.wordpress.com/29/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/irwandianto.wordpress.com/29/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irwandianto.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irwandianto.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irwandianto.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irwandianto.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/irwandianto.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/irwandianto.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/irwandianto.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/irwandianto.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irwandianto.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irwandianto.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irwandianto.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irwandianto.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irwandianto.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irwandianto.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=29&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/india-luncurkan-mobil-termurah-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b88400fd4828be258cc2d6be4e042cd4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irwandianto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Eropa Utara-Australia Cuma Lima Jam</title>
		<link>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/eropa-utara-australia-cuma-lima-jam/</link>
		<comments>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/eropa-utara-australia-cuma-lima-jam/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Feb 2008 07:20:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irwandianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[antariksa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/eropa-utara-australia-cuma-lima-jam/</guid>
		<description><![CDATA[Rabu , 06 Februari 2008 , 17:43:32 wib Setya KS OXFORDSHIRE, TRIBUN &#8211; Sebuah pesawat terbang hipersonik kini tengah dirancang untuk mampu mengantarkan barang maupun manusia dengan kecepatan dan jarak tempuh yang sangat mengagumkan. Didanai Badan Ruang Angkasa Eropa (European Space Agency), para insinyur di Reaction Engines, perusahaan pengembangan transportasi udara di Oxfordshire, Inggris bagian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=28&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:10px;color:#ee0000;"> Rabu , </span>  <span style="font-size:10px;color:#ee0000;"> 06 Februari 2008 , </span>  <span style="font-size:10px;color:#ee0000;"> 17:43:32 wib<br />
</span>   		 <span style="color:#004d91;font-size:18px;line-height:20px;font-weight:bold;"></span><br />
<span style="font-size:10px;color:#009933;"> Setya KS</span></p>
<p><b>OXFORDSHIRE, TRIBUN</b> &#8211; Sebuah pesawat terbang hipersonik kini tengah dirancang untuk mampu mengantarkan barang maupun manusia dengan kecepatan dan jarak tempuh yang sangat mengagumkan.</p>
<p>Didanai Badan Ruang Angkasa Eropa (European Space Agency), para insinyur di Reaction Engines, perusahaan pengembangan transportasi udara di Oxfordshire, Inggris bagian selatan, berhasil merancang pesawat hipersonik itu yang dinamai A2.<span id="more-28"></span></p>
<p>Pesawat hipersonik ini dirancang bisa mengangkut 300 penumpang dengan kecepatan terbang maksimal 3.000 mph. Dengan laju terbang yang melebihi kecepatan suara ini, pesawat A2 bisa menempuh jarak dari Eropa Utara ke Australia dalam tempo kurang dari lima jam.</p>
<p>Reaction Engines punya pengalaman segudang terkait pengembangan sistem mesin penggerak pesawat berteknologi tinggi. Perusahaan ini juga menguasai pengembangan roket pesawat luar angkasa, senjata dan pembangkit energi tenaga nuklir.</p>
<p>Salah satunya mengembangkan Skylon, pesawat tak berawak yang bisa digunakan untuk mengangkut barang ke luar angkasa dengan kapasitas 12 ton. Alan Bond, insinyur senior di perusahaan ini mengatakan A2 bisa meluncur dalam waktu 25 tahun ke depan.</p>
<p>&#8220;A2 didesain bisa takeoff dari Bandara Internasional Brussel, terbang dengan tenang dengan kecepatan subsonik ke Atlantik utara pada kecepatan 0,9 Mach sebelum melesat dengan kecepatan lima kali kecepatan suara di sepanjanh kutub utara, kemudian ke Pasifik sebelum mendarat diAustralia,&#8221; papar Alan Bond seperti dikutip <b>Guardian</b>.</p>
<p>&#8220;Lama penerbangan dari Brussel ke Australia, menurut perhitungan pengawas lalu lintas udara, sekitar empat jam empat puluh menit,&#8221; imbuhnya. Reaction Engines menaksir tarif penerbangan pesawat istimewa ini tak jauh beda dengan tarif kelas satu di penerbangan komersial saat ini.</p>
<p>Secara teknis, pesawat ini rancangannya sangat berbeda dengan jet supersonik komersial pertama, Concord, yang sejak beberapa tahun lalu dipensiunkan. Concord jadi pionir penerbangan super cepat pertama di dunia, tetapi teknologi mesin pesawatnya dikenal boros, berisik, dan tidak ramah lingkungan.</p>
<p>Pesawat A2 ini dirancang memakai bahan bakar hidrogen cair, sehingga kadar karbon pembakaran mesinnya sangat ramah buat lingkungan. Rancangan awal fisik, pesawat hipersonik ini panjangnya 132 meter, dan ukurannya lebih besar dibanding Boeing 747.</p>
<p>Namun dari sekian kecanggihan, pesawat ini tak ramah buat mereka yang mengidap kelainan klaustrofobia, atau takut di ruangan tertutup. Sebab jet hipersonik ini nyaris tak berjendela.</p>
<p>Solusinya di dinding pesawat ini akan dipasang panel yang menayangkan rekaman suasana persis seperti di luar pesawat.</p>
<p>Meski demikian ada banyak keraguan soal keamanan pesawat ini terhadap manusia. Juga secara ekonomis, taksiran biaya produksi dan operasional pesawat akan sangat mahal.(xna)</p>
<p>tribunjabar.co.id/artikel_view.php?id=2188&amp;kategori=17</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/irwandianto.wordpress.com/28/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/irwandianto.wordpress.com/28/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irwandianto.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irwandianto.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irwandianto.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irwandianto.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/irwandianto.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/irwandianto.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/irwandianto.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/irwandianto.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irwandianto.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irwandianto.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irwandianto.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irwandianto.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irwandianto.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irwandianto.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=28&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/eropa-utara-australia-cuma-lima-jam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b88400fd4828be258cc2d6be4e042cd4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irwandianto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ramah Lingkungan ala Hong Kong, Petaka Puntung Rokok</title>
		<link>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/ramah-lingkungan-ala-hong-kong-petaka-puntung-rokok/</link>
		<comments>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/ramah-lingkungan-ala-hong-kong-petaka-puntung-rokok/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Feb 2008 07:08:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irwandianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[lingkungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/ramah-lingkungan-ala-hong-kong-petaka-puntung-rokok/</guid>
		<description><![CDATA[   Ria Susanti FRANKY Sahilatua baru saja mengeluarkan kotak rokoknya dari dalam saku, ketika ia melihat saya menggelengkan kepala. “Beneran nggak boleh ya?,” tanyanya, sambil kembali memasukkan kotak rokok ke saku. Hari itu, awal Mei 2007, tepat lima bulan pemerintah Hong Kong menetapkan aturan larangan merokok di tempat umum, termasuk taman kota, pantai, dan bar. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=27&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#004d91;font-size:18px;line-height:20px;font-weight:bold;"> <br />
</span> Ria Susanti</p>
<div style="color:#555555;text-align:justify;font-size:12px;">	   				 <img src="http://www.tribunjabar.co.id/images/post/riasusanti/santi.jpg" alt="santi" style="border:medium none;margin:5px 1em;" align="left" /><b>FRANKY</b> Sahilatua baru saja mengeluarkan kotak rokoknya dari dalam saku, ketika ia melihat saya menggelengkan kepala.</p>
<p>“Beneran nggak boleh ya?,” tanyanya, sambil kembali memasukkan kotak rokok ke saku.</p>
<p>Hari itu, awal Mei 2007, tepat lima bulan pemerintah Hong Kong menetapkan aturan larangan merokok di tempat umum, termasuk taman kota, pantai, dan bar.</p>
<p>Franky yang kerap mampir ke Hong Kong, biasa meluangkan waktu merokok di Taman Victoria Park, taman terbesar di Hong Kong yang menjadi tempat mangkal pekerja sektor rumah tangga asal Indonesia jika libur hari Minggu. <span id="more-27"></span></p>
<p>Namun sejak Januari 2007, taman seluas tujuh kali lapangan sepak bola tersebut dipenuhi tanda larangan merokok. Denda yang dipatok untuk para pelanggar maksimal HK$5000 (sekitar Rp 5,5 juta). Meskipun dalam praktiknya, denda yang dikenakan pada pelanggar sama dengan denda membuang sampah tidak pada tempatnya dan denda meludah sembarangan, yakni HK$1500 (sekitar Rp 1,7 juta).</p>
<p>Beberapa distrik, masih “berbaik hati” dengan menyediakan tempat khusus merokok di taman kota mereka. Tapi distrik yang membawahi Victoria Park, tak cukup berbaik hati, Jadilah, para pelancong Victoria Park yang hobi merokok terpaksa berdiri di tong sampah pinggir jalan raya jika ingin menyalurkan hobi merokoknya. Dengan catatan, puntung rokok harus dibuang persis di lubang tong sampah.</p>
<p>Tapi sial memang kadang-kadang datang tanda diduga. Meski saya berhasil mengingatkan Franky untuk membatalkan niat merokoknya di Victoria Park, saya gagal menasihati kawan sendiri.</p>
<p>Kawan yang menetap di Hong Kong lebih lama dari saya tersebut, menelepon saya suatu malam dan mengabarkan bahwa ia telah dijatuhi denda hanya gara-gara menjentikkan puntung rokok persis di jalanan depan halte bus.</p>
<p>“Aku kena HK$1500. Ini polisi di sampingku. Tak bisa ditawar,” ujarnya.</p>
<p>Sepertinya dia masih membawa tabiat Jakarta, berpikir bahwa urusan denda bisa tawar menawar.</p>
<p>Usut punya usut, kawan ini membuang puntung rokoknya di jalanan, persis saat polisi patroli melintas di sampingnya. Kontan dia langsung kena denda.</p>
<p>Ia diberi surat denda dyang harus ia berikan ke kantor pos terdekat, berikut dengan uang HK$1500.</p>
<p>Saat kawan saya mencoba menggoda polisi tersebut dengan mengatakan bagaimana misalnya jika dia tak membayar, sang polisi pun berucap enteng, “Boleh saja. Tapi jangan salahkan kami jika Anda tak bisa pulang ke Indonesia karena Anda dicekal Imigrasi saat akan keluar Hong Kong.”</p>
<p>Waduh, ternyata urusan puntung rokok bisa berbuntut cekal juga. Catatan kriminal, sekecil apapun, bisa mereka lacak dengan mudah.</p>
<p>Namun yang menarik, tak ada tawar menawar dalam urusan pelanggaran aturan. Begitu Anda ketangkap basah, jangan berharap ada belas kasihan.</p>
<p>Agaknya, dengan aturan seketat itu, Hong Kong mencoba mengurangi jumlah para perokok. Setelah pajak tinggi untuk rokok, ternyata tetap tak mempan. Bayangkan, sebungkus rokok Marlboro yang di Indonesia bisa dibeli dengan harga Rp 10.000,di Hong Kong, orang harus membelinya sekitar HK$31 atau sekitar Rp. 35.000.</p>
<p>Tentang Penulis:<b> Ria Susanti adalah warga Indonesia yang tinggal di Hongkong</b></div>
<div style="color:#555555;text-align:justify;font-size:12px;"></div>
<div style="color:#555555;text-align:justify;font-size:12px;">tribunjabar.co.id/post/postView.php?id=32</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/irwandianto.wordpress.com/27/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/irwandianto.wordpress.com/27/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irwandianto.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irwandianto.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irwandianto.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irwandianto.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/irwandianto.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/irwandianto.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/irwandianto.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/irwandianto.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irwandianto.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irwandianto.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irwandianto.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irwandianto.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irwandianto.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irwandianto.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=27&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/ramah-lingkungan-ala-hong-kong-petaka-puntung-rokok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b88400fd4828be258cc2d6be4e042cd4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irwandianto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.tribunjabar.co.id/images/post/riasusanti/santi.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">santi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Olah Sampah di Jerman</title>
		<link>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/olah-sampah-di-jerman/</link>
		<comments>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/olah-sampah-di-jerman/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Feb 2008 06:55:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irwandianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[sampah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/olah-sampah-di-jerman/</guid>
		<description><![CDATA[ Admi Landri Schlueter PENANGANAN sampah di Jerman benar-benar dimulai dari rumah tangga. Begitu juga di lingkungan perkantoran, perusahaan, dan pertokoan. Sampah sudah dipilah-pilah berdasarkan jenisnya dari titik pertama produksi sampah. Setiap perumahan penduduk, toko, kantor, restoran, supermarket dan industri di Jerman wajib memiliki minimum dua macam tong sampah yang disediakan dinas kebersihan pemerintah daerah setempat. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=26&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#004d91;font-size:18px;line-height:20px;font-weight:bold;"> </span>Admi Landri Schlueter</p>
<div style="color:#555555;text-align:justify;font-size:12px;">	   				<b>PENANGANAN</b> sampah di Jerman benar-benar dimulai dari rumah tangga. Begitu juga di lingkungan perkantoran, perusahaan, dan pertokoan. Sampah sudah dipilah-pilah berdasarkan jenisnya dari titik pertama produksi sampah.</p>
<p>Setiap perumahan penduduk, toko, kantor, restoran, supermarket dan industri di Jerman wajib memiliki minimum dua macam tong sampah yang disediakan dinas kebersihan pemerintah daerah setempat. <span id="more-26"></span></p>
<p>Ukurannya beragam tergantung berapa banyak sampah yang dibuang setiap minggu. Tong yang tutupnya berwarna hijau digunakan buat pembuangan sampah organik yang bisa langsung dikomposkan.</p>
<p>Sedangkan tong bertutup abu-abu untuk pembuangan sampah multi atau nonorganik. Tong sampah ini dikosongkan setiap minggu dan bergantian. Misalnya minggu ini tong bertutup warna hijau dikosongkan, dan minggu depannya tong berwarna abu-abu.</p>
<p>Selain itu pemerintah daerah memberikan secara cuma-cuma kantong plastik kuning yang diberi nama &#8220;Gelbersack&#8221; ke setiap rumah tangga. Kantong ini untuk sampah yang bisa diolah kembali/recycling seperti kaleng, plastik, styrofoam dll.</p>
<p>&#8220;Gelbersack&#8221; ini dikumpulkan di pinggir jalan oleh setiap rumah tangga yang kemudian diambil oleh dinas kebersihan setiap dua minggu. Ada juga sebagian rumah tangga, kantor dan industri yang memiliki tong sampah tutup biru yang digunakan untuk pembuangan kertas.</p>
<p>Sedangkan bagi rumah tangga, toko, industri dan sebagainya, yang tidak memiliki tong tutup biru ini, sekali sebulan dinas kebersihan akan datang mengambil kertas-kertas ini yang telah ditumpuk masyarakat secara kolektif dengan rapi di trotoar jalan.</p>
<p>Atau masyarakat bisa langsung membuangnya langsung di tempat pengumpulan kertas dan botol yang tersedia di tiga tempat minimum di satu kelurahan. Sampah ini dari rumah tangga atau dari sumbernya telah dipisah-pisahkan terlebih dahulu sebelum dibuang ke tong.</p>
<p>Untuk memiliki tong sampah ini tentunya masyarakat harus membayar iuran sampah tiap bulannya, tergantung berapa besar ukuran tong dan berapa banyak tong yang dimiliki.</p>
<p>Sepertinya di Jerman tidak ada yang namanya sampah menjadi sia-sia. Pemerintah berusaha keras agar setiap sampah bisa bermanfaat, menjadi sumber energi antara lain.</p>
<p>Setiap tahun, sebanyak 525.000 ton sampah dibakar di industri energi dan batu bara merah Schöningen.</p>
<p>Ini sebuah kota kecil berpenduduk sekitar 13 ribu di distrik Helmstedt, negara bagian Lower Saxony. Dari Braunschweig, kota ini tidak terlalu jauh. Posisinya di antara tiga kota besar, Hannover, Braunschweig, Wolfsburg ke arah Magdeburg.</p>
<p>Pusat pengolahan sampah ini beroperasi nonstop 24 jam, termasuk akhir minggu dan hari libur. Sampah ini dibakar di bak pembakaran yang diambil setiap saat dengan keran yang panjang ke bunker deponi dengan suhu minimal 850 C.</p>
<p>Energi panas yang dihasilkan mencapai kualitas yang diharapkan menjadi sumber energi. Pusat pengolahan sampah ini dibawah kendali kepala produksi BKB (Braunschweig Kohlenbergwerke/Industri Batu Bara Braunschweig) Schöningen, Markus Anton.</p>
<p>Untuk proses pengubahan sampah menjadi sumber energi ini dibutuhkan sampah kering. Kalau sampah tersebut kelihatan gelap dan berwarna hitam, berarti sampah tersebut basah dan sulit untuk dibakar.</p>
<p>Kadang-kadang juga ditemui barang-barang yang tidak berhak menghuni deponi dan disimpan di bunker sampah. Misalnya tresor yang terbuat dari metal/besi, washtafel yang terbuat dari keramik. bahan-bahan seperti ini tidak bisa dibakar menjadi bara.</p>
<p>Sampah yang dibakar di Schöningen ini berasal dari berbagai region seperti: Helmstedt, Salzgitter, Goslar, Wolfsburg, Hannover dan Hildesheim, sedangkan sampah Braunschweig sendiri dibawa ke region lain.</p>
<p>Sebagian besar sampah di Jerman dibakar untuk dijadikan sumber energi seperti juga di Schöningen. Diperhitungkan, dalam jumlah 1.500 ton sampah yang dibakar dapat menghasilkan stroom sama sebanyak 700 ton pembakaran batu bara.</p>
<p>Melalui pembakaran sampah ini, energi yang berasal dari sumber daya alam perut bumi bisa dihemat. Ini pulalah yang mendasari kenapa Menteri Lingkungan Hidup Jerman Sigmar Gabriel memuji pemrosesan sampah seperti ini.</p>
<p>Pendeponian sampah yang belum diolah tidak boleh lebih dari dua tahun lamanya. Sebab gas methan yang diproduksi sampah tersebut bisa merusak iklim dan lingkungan. Sumber energi yang digunakan di Schöningen adalah berasal dari sampah dan batu bara merah.</p>
<p>Sejak 1998 Schöningen telah melakukan pembakaran sampah yang tentunya asap yang dihasilkannya sudah disaring dan dibebaskan dari CO2 dan gas-gas beracun lainnya yang sangat berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan sebelum dilepas ke udara.</p>
<p>Malah udara yang keluar dari dari industri BKB ini lebih bersih dari pada yang masuk ke sana. Secara permanen udara dan gas yang dihasilkan dari pembakaran sampah di industri ini selalu dikontrol.</p>
<p>Bahkan masyarakat diminta juga untuk ikut mengontrolnya dengan memberikan pelatihan dan informasi cuma-cuma mengenai hal ini.</p>
<p>Kepada masyarakat juga diinstruksikan agar melaporkan secepatnya seandainya ada masalah yang mencurigakan karena asap pembakaran ini. <b>(*)</b></p>
<p>Tentang Penulis: <b>Admi Landri Schlueter, Mahasiswi S-2 Teknik Lingkungan di Wolfenbuttel, Braunschweig, Jerman. Selalu membantu mengeratkan hubungan bilateral Kota Bandung dan Braunschweig terkait program Sister City.</b></div>
<div style="color:#555555;text-align:justify;font-size:12px;"></div>
<div style="color:#555555;text-align:justify;font-size:12px;">tribunjabar.co.id/post/postView.php?id=28</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/irwandianto.wordpress.com/26/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/irwandianto.wordpress.com/26/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irwandianto.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irwandianto.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irwandianto.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irwandianto.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/irwandianto.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/irwandianto.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/irwandianto.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/irwandianto.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irwandianto.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irwandianto.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irwandianto.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irwandianto.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irwandianto.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irwandianto.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=26&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/08/olah-sampah-di-jerman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b88400fd4828be258cc2d6be4e042cd4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irwandianto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pemakai Software Palsu akan Ditindak</title>
		<link>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/04/pemakai-software-palsu-akan-ditindak/</link>
		<comments>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/04/pemakai-software-palsu-akan-ditindak/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Feb 2008 10:37:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irwandianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[komputer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://my-curio.us/?p=45</guid>
		<description><![CDATA[Senin , 04 Februari 2008 , 13:54:55 wib Iswidodo BATAM, TRIBUN - Kapolda Kepulauan Riau, Brigjen Sutarman menegaskan, pihaknya akan menindak para pemakai dan penjual software komputer palsu. Untuk itu, Polda Kepri akan menyosialisasinya terlebih dulu selama tiga bulan sejak sekarang. &#8220;Mengingat di Indonesia belum ada Undang-undang yang bisa dipakai untuk menjerat kejahatan pemakai teknologi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=83&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="line-height:12px;padding:6px 4px 0 8px;" align="left">   		  <span style="font-size:10px;color:#ee0000;"> Senin , </span>  <span style="font-size:10px;color:#ee0000;"> 04 Februari 2008 , </span>  <span style="font-size:10px;color:#ee0000;"> 13:54:55 wib<br />
</span>   		 <span style="color:#004d91;font-size:18px;line-height:20px;font-weight:bold;"></span><br />
<span style="font-size:10px;color:#009933;"> Iswidodo</span></p>
<p style="color:#555555;text-align:justify;font-size:12px;">    <strong>BATAM, TRIBUN -</strong> Kapolda Kepulauan Riau, Brigjen Sutarman menegaskan, pihaknya akan menindak para pemakai dan penjual software komputer palsu. Untuk itu, Polda Kepri akan menyosialisasinya terlebih dulu selama tiga bulan sejak sekarang.</p>
<p>&#8220;Mengingat di Indonesia belum ada Undang-undang yang bisa dipakai untuk menjerat kejahatan pemakai teknologi informasi atau <em>cyber crime</em> sehingga nantinya akan kita jerat dengan KUHP,&#8221; ujar Sutarman, seusai membuka latihan Penegakan Hukum atas Tindak Pidana Hak Cipta Komputer di Hotel Novotel, Batam, Senin (4/2) pagi.</p>
<p>Latihan yang digelar bekerja sama dengan Business Software Aliance (BSA) itu diikuti 5 penyidik dan penyidik pembantu. Materi yang disampaikan meliputi pengetahuan software, penyalahgunaan komputer, modus-modus penyidikan, dan penyidikannya.<span id="more-83"></span></p>
<p>Menurut Sahputra dari BSA, Indonesia termasuk pembajak software palsu terbesar nomor di dunia. &#8220;85 Persen komputer yang beredar di Indonesia itu produk bajakan,&#8221; kata Sahputra. <strong>(nip)</strong>
</p>
<p style="color:#555555;text-align:justify;font-size:12px;">&nbsp;</p>
<p style="color:#555555;text-align:justify;font-size:12px;">sumber : tribunjabar.co.id</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/irwandianto.wordpress.com/83/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/irwandianto.wordpress.com/83/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irwandianto.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irwandianto.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irwandianto.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irwandianto.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/irwandianto.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/irwandianto.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/irwandianto.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/irwandianto.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irwandianto.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irwandianto.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irwandianto.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irwandianto.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irwandianto.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irwandianto.wordpress.com/83/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=83&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/04/pemakai-software-palsu-akan-ditindak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b88400fd4828be258cc2d6be4e042cd4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irwandianto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kartun Nabi Muhammad SAW Masuk Arsip-Perpustakaan Nasional Denmark</title>
		<link>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/04/kartun-nabi-muhammad-saw-masuk-arsip-perpustakaan-nasional-denmark/</link>
		<comments>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/04/kartun-nabi-muhammad-saw-masuk-arsip-perpustakaan-nasional-denmark/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Feb 2008 10:34:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irwandianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://my-curio.us/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[Kamis , 31 Januari 2008 , 15:18:27 wib Setya KS KOPENHAGEN, TRIBUN &#8211; Meski telah menuai kecaman umat Islam sedunia, bahkan menyulut kekerasan di sejumlah negara dua tahun lalu, Perpustakaan Nasional Denmark berencana mengarsipkan kartun Nabi Muhammad SAW yang pernah dipublikasikan media setempat. Mengesampingkan pendapat dan peringatan sejumlah pemimpin Islam, pengelola perpustakaan akan menyimpan 12 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=82&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="line-height:12px;padding:6px 4px 0 8px;" align="left">   		  <span style="font-size:10px;color:#ee0000;"> Kamis , </span>  <span style="font-size:10px;color:#ee0000;"> 31 Januari 2008 , </span>  <span style="font-size:10px;color:#ee0000;"> 15:18:27 wib<br />
</span>   		 <span style="color:#004d91;font-size:18px;line-height:20px;font-weight:bold;"></span><br />
<span style="font-size:10px;color:#009933;"> Setya KS</span></p>
<p style="color:#555555;text-align:justify;font-size:12px;">    <strong>KOPENHAGEN, TRIBUN</strong> &#8211; Meski telah menuai kecaman umat Islam sedunia, bahkan menyulut kekerasan di sejumlah negara dua tahun lalu, Perpustakaan Nasional Denmark berencana mengarsipkan kartun Nabi Muhammad SAW yang pernah dipublikasikan media setempat.</p>
<p>Mengesampingkan pendapat dan peringatan sejumlah pemimpin Islam, pengelola perpustakaan akan menyimpan 12 kartun Nabi Muhammad SAW itu sebagai objek penelitian secara khusus. Kartun-kartun itu tidak bisa diakses umum selama sekurangnya 10 tahun.</p>
<p>Demikian disampaikan juru bicara Perpustakaan Nasional Denmark, Jytte Pedersen seperti dikutip dari situs <strong>International Herald Tribune</strong> edisi Eropa, Kamis (31/1) WIB.<span id="more-82"></span></p>
<p>&#8220;(Rencana) Ini tidak bermaksud memprovokasi apapun dan siapapun. Kami hanya menyiapkannya untuk kepentingan generasi di masa datang,&#8221; kata Jytte Pedersen di Kopenhagen.</p>
<p>Ke-12 kartun itu pertama kali dimuat di suratkabar Denmark, Jyllands-Posten pada 30 September 2005. Media di Eropa dan Amerika kemudian mengutip gambar-gambar itu yang langsung memercikkan kemarahan umat Islam sedunia.</p>
<p>Salah satu kartun menggambarkan Nabi Muhammad SAW mengenakan surban yang ditempeli bom. Komunitas Islam di Kopenhagen, Islamic Faith Community, sudah menyampaikan protes atas rencana ini.</p>
<p>&#8220;Ini akan kembali mengirimkan sinyal kesalahan kepada umat Islam di Denmark dan di seluruh dunia,&#8221; kata juru bicara kelompok itu, Kasem Ahmad. Namun demikian, Kasem Ahmad menyatakan kelompoknya belum punya rencana menggelar demo terbuka.</p>
<p>Ulama Islam Denmark, Abdul Wahid Pedersen sebaliknya menganggap pendokumentasian kartun itu ke perpustakaan baik untuk mengingatkan ada masa sangat bersejarah ketika junjungan umat Islam diputarbalikkan.</p>
<p>Wakil Dubes Suriah untuk Denmark, Raib Altbaab, mempertanyakan niat pendokumentasian itu. &#8220;Apakah mereka igin memprovokasi keadaan yang sudah mulai tenang ini?&#8221; tanya Raib Altbaab.</p>
<p>Sementara menurut Claus Seidel dari perkumpulan kartunis Denmar, dari 12 kartun yang dibuat, 11 di antaranya saat ini masih berada di tangan pembuatnya. Sementara satu lainnya sudah terjual ke tangan kolektor.</p>
<p>Juru bicara Perpustakaan Nasional Denmark yakin seniman yang membuat kartun itu akan setuju mendonasikan karyanya sebagai arsip nasional.</p>
<p>&#8220;Kami yakin seniman itu setuju karyanya akan disimpan di tempat yang aman,&#8221; kata Pedersen yang meyakinkan sisa kartun itu takkan pernah dilepas ke tangan siapapun yang menginginkannya sebagai koleksi.<strong>(*) 				</strong>
</p>
<p style="color:#555555;text-align:justify;font-size:12px;">&nbsp;</p>
<p style="color:#555555;text-align:justify;font-size:12px;">&nbsp;</p>
<p style="color:#555555;text-align:justify;font-size:12px;">sumber : tribunjabar.co.id</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/irwandianto.wordpress.com/82/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/irwandianto.wordpress.com/82/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irwandianto.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irwandianto.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irwandianto.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irwandianto.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/irwandianto.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/irwandianto.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/irwandianto.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/irwandianto.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irwandianto.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irwandianto.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irwandianto.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irwandianto.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irwandianto.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irwandianto.wordpress.com/82/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=82&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/04/kartun-nabi-muhammad-saw-masuk-arsip-perpustakaan-nasional-denmark/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b88400fd4828be258cc2d6be4e042cd4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irwandianto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Militer AS Ujicoba Meriam Terdahsyat</title>
		<link>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/04/militer-as-ujicoba-meriam-terdahsyat-2/</link>
		<comments>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/04/militer-as-ujicoba-meriam-terdahsyat-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Feb 2008 10:32:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irwandianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://my-curio.us/?p=43</guid>
		<description><![CDATA[Senin , 04 Februari 2008 , 15:41:30 wib Setya KS VIRGINIA, TRIBUN - Angkatan Laut AS berhasil mengujicoba meriam jenis baru berkekuatan dahsyat yang akan dipakai untuk mengganti meriam-meriam konvensional di kapal-kapal perang mereka. Meriam ini tergolong futuristik karena sumber energi yang digunakan untuk melontarkan proyektil sangat berbeda dengan jenis senjata konvensional. Ujicoba senjata dilakukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=81&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="line-height:12px;padding:6px 4px 0 8px;" align="left">   		  <span style="font-size:10px;color:#ee0000;"> Senin , </span>  <span style="font-size:10px;color:#ee0000;"> 04 Februari 2008 , </span>  <span style="font-size:10px;color:#ee0000;"> 15:41:30 wib<br />
</span>   		 <span style="color:#004d91;font-size:18px;line-height:20px;font-weight:bold;"></span><br />
<span style="font-size:10px;color:#009933;"> Setya KS</span>
</p>
<p style="color:#555555;text-align:justify;font-size:12px;">    <strong>VIRGINIA, TRIBUN -</strong> Angkatan Laut AS berhasil mengujicoba meriam jenis baru berkekuatan dahsyat yang akan dipakai untuk mengganti meriam-meriam konvensional di kapal-kapal perang mereka.</p>
<p>Meriam ini tergolong futuristik karena sumber energi yang digunakan untuk melontarkan proyektil sangat berbeda dengan jenis senjata konvensional. Ujicoba senjata dilakukan di Dahlgren, Virginia pada 31 Januari 2008.</p>
<p>Meriam besar ini memakai tenaga elektromagnetik untuk melepaskan peluru dengan kekuatan yang jauh lebih cepat dan berjangkauan lebih jauh. Meriam ini dijuluki &#8220;railgun&#8221; dengan lontaran proyektil peluru mencapai 230 mil (370 kilometer).</p>
<p>Seperti dikutip dari situs <strong>livescience.com</strong>, kecepatan peluru tujuh kali kecepatan suara (Mach 7) dan kecepatan dampak ledakan mencapai Mach 5. <span id="more-81"></span></p>
<p>Dari video rekaman ujicoba, seorang pejabat militer AS AS menyebut senjata ini sebagai meriam elektromagnetik terdahsyat di dunia.</p>
<p>Sebagai perbandingam meriam konvensional yang dipakai kapal-kapal perang AS, semisal meriam MK 45 lima inchi jarak jangkauannya hanya lebih kurang 23 mil (37 kilometer).</p>
<p>Menurut Manajer Program Electromagnetic Railgun, Elizabeth D&#8217;Andrea, kehadiran senjata baru nan canggih ini akan membuat kapal-kapal perang AS semakin aman dari jangkauan musuh. Senjata ini ditargetkan siap pakai pada 2018. <strong>(nip)</strong></p>
<p style="color:#555555;text-align:justify;font-size:12px;">&nbsp;</p>
<p style="color:#555555;text-align:justify;font-size:12px;">source :</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/irwandianto.wordpress.com/81/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/irwandianto.wordpress.com/81/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irwandianto.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irwandianto.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irwandianto.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irwandianto.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/irwandianto.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/irwandianto.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/irwandianto.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/irwandianto.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irwandianto.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irwandianto.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irwandianto.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irwandianto.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irwandianto.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irwandianto.wordpress.com/81/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=81&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/04/militer-as-ujicoba-meriam-terdahsyat-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b88400fd4828be258cc2d6be4e042cd4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irwandianto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>G30S PEMBANTAIAN MASSAL</title>
		<link>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/04/g30s-pembantaian-massal/</link>
		<comments>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/04/g30s-pembantaian-massal/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Feb 2008 09:49:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irwandianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[politik & hukum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://my-curio.us/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai Pembunuhan Terencana Oleh : Harsutejo Prof Teuku Jacob mendaftar ulah kekejaman manusia dengan kata-kata lugas yang cukup mencengangkan. Penyiksaan dan penganiayaan tahanan dan tawanan menunjukkan kebengisan yang tak terbayangkan, mulai dari mencambuk, mencabut kuku, menjepit ibu jari, melilit tubuh, membakar bagian badan, menyiram cairan panas, menjepit daging dengan jepitan membara, memotong urat, membuang, memperbudak, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=80&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="font-size:large;"><span style="color:#cc3300;"><span style="font-family:Arial;"><br />
Sebagai Pembunuhan Terencana</span></span></span></strong></p>
<p><strong><span style="font-size:medium;"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Arial;"><em>Oleh </em>: Harsutejo</span></span></span></strong></p>
<p>Prof Teuku Jacob mendaftar ulah kekejaman manusia dengan kata-kata lugas yang cukup mencengangkan. Penyiksaan dan penganiayaan tahanan dan tawanan menunjukkan kebengisan yang tak terbayangkan, mulai dari mencambuk, mencabut kuku, menjepit ibu jari, melilit tubuh, membakar bagian badan, menyiram cairan panas, menjepit daging dengan jepitan membara, memotong urat, membuang, memperbudak, memenggal kepala, menggantung, melempar dari tempat tinggi, mencekik, membenamkan, mengubur hidup-hidup, mencincang, sampai membunuh atau memperkosa anggota keluarganya di depan mata, menjemur, tidak memberi makan, menyeret dengan kuda, membakar dalam unggun api, dan sebagainya&#8230; sebagian besar dilakukan oleh pemerintah terhadap rakyatnya sendiri.</p>
<p>Begitu sulit dipercaya bahwa ulah kekejaman semacam itu dilakukan juga oleh rezim militer Orde Baru terhadap musuh politik mereka atas nama suatu gagasan yang begitu tinggi dan mulia, yakni Pancasila! Malahan rezim ini masih menggenapi khasanah penyiksaan dan pembunuhan dengan penemuan baru mereka: memasukkan tahanan politik hidup-hidup ke dalam luweng atau sumur alam yang amat dalam, memasukkan ke dalam kapal bobrok dan menenggelamkannya, meneggelamkan hidup-hidup tahanan dengan beban besi atau batu, menyiram gua dan ruba tempat persembunyian dengan bensin dan membakarnya serta melemparkan alat peledak, menyetrom kemaluan laki perempuan ketika mereka dipaksa bersetubuh, menancapkan bambu runcing ke dalam vagina, dan tindakan keji lain yang sulit diterima akal sehat dan akal normal dan sulit dipercaya oleh masyarakat beradab. Dan hebatnya rezim ini berusaha keras untuk menghapusnya dari memori orang banyak dengan segala macam cara termasuk memalsu sejarah dan menggantinya dengan memori rekayasa, Pancasila sakti.<span id="more-80"></span></p>
<p>Perburuan dan pembantaian orang-orang PKI dan yang disangka PKI serta seluruh gerakan kiri sering dimulai dengan apa yang disebut sebagai &#8220;penemuan&#8221; dokumen-dokumen di kantor atau tokoh PKI atau organisasi yang lain tentang daftar hitam tokoh-tokoh lawan PKI yang hendak dibunuh. Di samping itu juga adanya dokumen yang berisi rencana-rencana gelap dan jahat yang lain. Setelah 1 Oktober 1965 dan sepanjang tahun 1966, koran dan penerbitan di Indonesia penuh dengan berita segala macam kekejian dan kekotoran PKI beserta ormasnya sampai dengan yang paling ganjil dan tidak masuk akal, telah menimbulkan histeria nasional dan histeria bangsa sebagai landasan subur untuk melakukan pembasmian terhadap mereka. Tidak selembar pun dokumen semacam itu pernah diajukan di suatu pengadilan.</p>
<p>Dalam telegram No. 868 kepada Kemlu AS pada tanggal 5 Oktober 1965, sore hari setelah menghadiri pemakaman para jenderal di Kalibata, Dubes AS Marshall Green memaparkan tentang petunjuk dasar dalam membantu rezim militer di Indonesia agar benar-benar dijaga kerahasiaannya. Pentingnya disebarkan dongeng kesalahan dan pengkhianatan PKI serta kebiadabannya, sesuatu yang bersifat amat mendesak.</p>
<p>Kedubes Inggris di Jakarta menghubungi kantor besar dinas rahasia mereka di Singapura tentang langkah-langkah yang perlu segera diambil menghadapi perkembangan situasi di Indonesia. Perang urat syaraf alias perang penyesatan terhadap lawan untuk merongrong dan melemahkan PKI. Tema propaganda berupa kisah kebiadaban PKI dalam pembunuhan para jenderal dan puteri Jenderal Nasution, bahwa PKI agen asing. Hal-hal itu harus dilaksanakan dengan halus, seolah sama sekali tidak melibatkan Inggris, bahan semacam itu sebaiknya dikirim dari Pakistan atau Filipina sebagai tercantum dalam telegram rahasia kedubes Inggris No.1835 6 Oktober 1965.</p>
<p><strong>Sebagai spesialis propaganda Norman Reddaway dipilih oleh Dubes Inggris</strong></p>
<p>Gilchrist sebagai orang terbaik untuk pekerjaan kotor itu. Selanjutnya sang spesialis antara lain memanfaatkan jalur koresponden BBC Asia Tenggara, Roland Challis. Ia meminta sang koresponden melakukan apa saja untuk merusak dan menghancurkan Sukarno, di samping PKI serta mendukung Jenderal Suharto dengan menyiapkan dokumen-dokumen untuk dimanfaatkan olehnya. Karena sang koresponden tak bisa masuk ke Indonesia sampai pertengahan 1966, maka ia menggunakan sumber-sumber MI6 yang agen-agennya mondar mandir keluar masuk Indonesia. Dalam berita-berita yang ditulisnya tak satu pun menyinggung adanya pembantaian ribuan orang di Indonesia, yang ada perang saudara dan gerombolan komunis bersenjata.</p>
<p><strong>Berita itulah yang muncul dalam koran-koran Inggris The Times, Daily Telegraph, Observer, dan Daily Mail.</strong></p>
<p>Robert J Martens, seorang agen CIA dengan jabatan Perwira Politik pada Kedubes Amerika di Jakarta telah berhasil menyusun daftar terpilih terdiri atas 5.000 orang kader PKI dari tingkat pusat sampai pedesaan beserta organisasi massanya dengan rincian jabatannya. Daftar itu dibuat selama dua tahun (1963-1965) dengan bantuan para pegawai CIA sebagaimana yang dibenarkan oleh Joseph Lazarsky, Deputi Kepala CIA di Jakarta. Selanjutnya diadakan kesepakatan dengan perwira intelijen Kostrad Ali Murtopo, secara berkala yang bersangkutan melaporkan siapa-siapa dari daftar itu telah ditangkap dan siapa-siapa telah dibunuh. Kostrad menjadi pusat pemantauan terhadap laporan pihak militer dari seluruh penjuru tentang penangkapan dan pembunuhan terhadap kaum komunis dan golongan kiri lain. Demikian tulis Cathy Kadane dalam San Fransisco Exeminer, 20 Mei 1990.</p>
<p>Penghancuran terhadap PKI dan seluruh gerakan kiri pertama-tama adalah membasmi secara fisik para anggota dan pendukungnya. Basmi sampai akar-akarnya, itulah yang terus-menerus diserukan baik oleh Jenderal Suharto maupun Jenderal Nasution serta para pengikutnya. Kekuasaan, dan segalanya ada di bawah laras senapan.</p>
<p>Pertama-tama perlu diingatkan bahwa segala macam aksi terhadap gerakan kiri dan pendukung BK yang lain yang antara lain dimotori oleh KAP (Komite Aksi Pengganyangan) Gestapu, mendapatkan dana dari kekuatan asing yang selalu disebut oleh BK dengan Nekolim. Resminya badan ini didirikan oleh tokoh NU Subchan ZE bersama Harry Tjan, tapi di baliknya beberapa perwira Kostrad dengan Brigjen Sucipto sebagai pemrakarsa. Pemerintah Amerika dengan CIA nya mendukung dana sebesar Rp50 juta [ketika itu setara dengan US1,2 juta] yang diberikan lewat tangan Adam Malik sebagaimana yang dimintanya. Meskipun jumlah bantuan itu menurut CIA relatif kecil, tetapi cukup berarti untuk kegiatan badan ini. Di pihak lain bantuan ini akan dapat meningkatkan pamor Adam Malik (CIA 2001:379-380), ini berarti pamor sang kancil telah dibeli dengan dollar.</p>
<p>Pada 17 Oktober 1965, pasukan elite RPKAD di bawah Kolonel Sarwo Edhi, lulusan sekolah staf AD Australia, berada di basis PKI segi tiga Boyolali-Klaten-Sala dengan tugas dengan cara apa pun juga untuk menghancurkan basis itu. Ketika disadari bahwa jumlah pasukan tidak mencukupi untuk tugas, maka &#8220;Kami memutuskan untuk menggalang barisan anti komunis untuk membantu tugas tersebut. Di Sala kami mengumpulkan para pemuda kelompok nasionalis dan Islam. Kami memberikan latihan selama dua tiga hari, kemudian mengirimkan mereka untuk membantai kaum komunis&#8221;, demikian kata Sarwo Edhi. Hal ini berlanjut pada akhir Oktober dan permulaan November 1965 di Jawa Timur dan pada Desember 1965 dan permulaan 1966 di Bali.</p>
<p>Dalam penyelidikannya tentang pembantaian di Jawa Timur, terutama di daerah Kediri, sejarawan Hermawan Sulistyo menemukan bahwa para perwira tertinggi [AD] setempat (Korem, Kodim), perwira intelijen, dalam derajat tertentu memulai pembantaian. Kemudian juga pimpinan partai politik dan tokoh setempat termasuk beberapa ulama berpengaruh. Lapis selanjutnya adalah organisasi seperti Ansor dengan Banser-nya. Dalam beberapa kasus, si pembunuh menjilati darah korban, meskipun hal itu dilarang oleh para kiai, tetapi jalan terus. Dan dengan rasa kesetanan mereka membantai korban-korban berikutnya. Algojo kadang memotong alat kelamin korban, kuping, jari, untuk menyebarkan teror.</p>
<p><strong>Di Sumatra Utara, pembunuhan-pembunuhan telah dimulai sejak 1 Oktober 1965.</strong></p>
<p>Brigjen Kemal Idris yang sedang bertugas di daerah itu mengambil inisiatif membersihkan wilayahnya dari orang-orang komunis dalam radius 5 km dari pengkalan mereka di Tebing Tinggi. Ketika perintah datang dari Jakarta, ia telah membunuh 20% buruh perkebunan karet di Medan area.</p>
<p>Dalam banyak kasus para kader dan aktivis komunis dibunuh beserta seluruh keluarganya, agar di belakang hari tidak akan timbul pembalasan dendam atau retaliasi (Cribb 2000:13). Pendeknya pembunuhan menumpas sampai cindil abange, sampai bayi yang baru lahir. Ini rupanya versi pelaksanaan perintah Jenderal Suharto dan seruan Jenderal Nasution &#8216;menumpas sampai ke akar-akarnya&#8217;.</p>
<p>Di banyak tempat terutama di Jawa Timur, setelah dibantai beramai-ramai mayat mereka ditinggalkan begitu saja berserak di berbagai tempat sampai berhari-hari tak seorang pun berani mengurusnya. Atau mayat-mayat itu beramai-ramai diseret dilempar ke sungai. Mendapatkan laporan keadaan itu Presiden Sukarno dalam pidatonya pada 18 Desember 1965 mengutuk pembunuhan-pembunuhan dan mengingatkan akan perintah agama tentang soal merawat jenasah.</p>
<p><strong>Di Bali ribuan orang komunis atau yang disebut komunis diburu dan dibantai. </strong></p>
<p>Ribuan anak-anak dan perempuan diusir dari desa mereka, lalu desa itu diluluhlantakkan dengan api. Dari malam yang satu ke malam yang lain, api menyala di banyak desa di Bali, menghancurkan pemukiman beserta penghuninya dalam kuburan massal. Adakah desa-desa yang hancur itu kemudian diresaikel.</p>
<p>Seseorang bercerita bahwa di bawah hotel Oberoi yang mewah itu sampai ke pantai terkubur 2000 mayat mereka yang dibantai. Mungkin berbeda dengan di Jawa, di Bali tempat-tempat kuburan massal semacam itu dijadikan sasaran pemerintah Orba untuk mendirikan proyek-proyek sebagai cara untuk menghilangkan jejak secara permanen. Konon sejumlah tengkorak manusia sering ditemukan dalam proyek semacam itu, sesuatu yang biasa bagi orang Bali, dan mereka tahu tengkorak macam apa itu. Hal ini tidak pernah diberitakan media massa [selama rezim Orba, hs]</p>
<p><strong>Penjagalan TerhadapTapol</strong></p>
<p>Ratusan ribu orang ditahan dalam ratusan rumah tahanan dan penjara serta tahanan darurat di seluruh Jawa, Sumatra, dan pulau-pulau lain. Kata-kata Jenderal Suharto, &#8220;Siapa yang akan memberi makan mereka?&#8221; dilaksanakan dengan sebaik-baiknya di banyak tempat. Umumnya pada malam hari puluhan atau ratusan tahanan, tergantung pada kapasitas tahanan atau pun pada besarnya logistik yang dapat mereka siapkan berupa truk dan tenaga pembantai. Mereka dinaikkan truk-truk untuk dipindah, tetapi tangan mereka dalam keadaan terikat. Sesampai di suatu tempat yang telah ditentukan, maka lubang-lubang besar sudah siap untuk menelan mereka selama-lamanya, setelah para pembantai beraksi serentak baik dengan senjata api mau pun senjata tajam. Sebuah kuburan massal. Mereka berasal dari penjara-penjara Kalisosok Surabaya, Lowokwaru Malang, Banyuwangi, Madiun, Kediri, Tulungagung, Blitar, Sala, Sragen, Yogya, Wonosobo, Semarang, Ambarawa, Nusakambangan dan dari banyak tempat tahanan lain termasuk Jakarta dan Bandung.</p>
<p>Pulau Kemarau terletak di tengah Sunga Musi. Di situ terdapat bangunan bekas tempat usaha penimbunan besi tua yang diubah sebagai tempat tahanan. Pada permulaan Maret 1966 para tahanan mendapat jatah makan sekali sehari sebanyak tiga sendok. Kemudian makanan ini diganti jagung sebanyak 25 butir tiap kepala. Pada 1 Juni 1966 semua sel dikunci, selama tiga hari tiga malam para tahanan tidak diberi makan maupun minum. Maka satu per satu mereka menjadi tengkorak dan mayat. Mayat ditumpuk jadi satu disusun selang seling kepala dan kaki, lalu dibungkus karung dan diikat. Dengan diganduli besi, karung-karung tersebut dibuang ke Sungai Musi. Kejadian ini berlangsung hampir sebulan lamanya. Dari seluruh penjuru Jawa Tengah dan Timur, ribuan tapol diangkut ke penjara-penjara Nusakambangan, mencapai 30.000 orang. Di samping yang mati kelaparan dan penyakit, maka tiap malam berpuluh tapol dibawa ke Pasir Putih di bagian barat pulau untuk dibantai dan dikubur secara massal. Selama 1966-1969 jatah makanan begitu buruknya, tiap orang menunggu kematian.</p>
<p>Yang sangat umum terjadi selama 1965 sampai 1969 adalah sangat buruknya jatah makanan dan kesehatan di seluruh tahanan dan penjara, di banyak tempat hampir tanpa layanan medis apa pun. Satu-satunya pengecualian adalah rumah tahanan Nirbaya, tempat sejumlah menteri ditahan. Tak aneh apabila segala macam penyakit dari hongerudim, tifus, tbc dsb melanda para tapol. Ribuan orang dibunuh secara perlahan-lahan dengan cara ini. Selama tahun 1967/68 di penjara Kalisosok Surabaya, puluhan orang meninggal setiap harinya, sedang di Nusakambangan rata-rata 20 orang tiap harinya. Kembali ribuan orang ditangkap setelah operasi Trisula di Blitar Selatan. Pendeknya pembunuhan massal telah terjadi di banyak tahanan dan penjara. Inilah praktek dari perikemanusiaan yang adil dan beradab model Orde Baru.</p>
<p>Para tapol yang selama bertahun-tahun dibuat lapar serta menderita busung lapar serta berbagai penyakit lain itu secara ironis pada setiap tahunnya menjelang puasa diajari oleh ulama yang didatangkan dari dunia bebas, tentang pentingnya berpuasa, menahan lapar, menahan nafsu&#8230;&#8221; Demikian Pramoedya mencatat pengalamannya</p>
<p><strong>Sasaran Pembunuhan</strong></p>
<p>Sasaran pembunuhan yang telah direncanakan di samping tokoh-tokoh PKI dari puncak sampai ke akar rumput, juga termasuk kader dan aktivis semua lapisan organisasi massanya. Di samping itu terdapat target khusus yang lain berupa kaum intelektual dan tokoh yang duduk di pemerintahan seperti walikota, bupati, juga guru, seniman, kepala desa dsb. yang dianggap komunis atau simpatisan komunis.</p>
<p>Nampaknya target tertentu ini benar-benar telah direncanakan dengan matang setelah analisis mendalam tentang kemungkinan hari depan komunisme di Indonesia. Mungkin sekali hal ini ada kaitannya dengan daftar maut CIA seperti tersebut di atas yang dimasak oleh dapur intelijen Jenderal Suharto.</p>
<p>Pemilihan target ini dilakukan baik dengan pembunuhan secara langsung maupun ditujukan bagi mereka yang telah mendekam di ratusan kamp tahanan dan penjara.<br />
Dengan demikian rezim militer Orba hendak memastikan bahwa tidak ada peluang lagi bagi kemungkinan kebangkitan mereka. Sebagaimana tak henti-hentinya dicanangkan oleh Jenderal Suharto dan Jenderal Nasution yang diikuti oleh media massa, &#8216;pembasmian kaum komunis dan komunisme sampai ke akar-akarnya&#8217;. Dan yang mereka maksud dan mereka laksanakan pertama-tama adalah pembasmian fisik. Selanjutnya diikuti oleh penghapusan dan rekayasa memori sosial dengan penghancuran segala macam dokumentasi, buku, perpustakaan, dan karya budaya dan intelektual yang lain sebagai bagian dari vandalisme. Karena itu betapa tidak masuk akalnya jika pembunuhan itu terjadi secara spontan tanpa perencanaan matang.</p>
<p><strong>Standar Ganda dan Terorisme Negara</strong></p>
<p>Biarlah pembantaian itu berjalan terus, toh yang dibunuh orang komunis!<br />
Begitulah standar ganda perikemanusiaan dan hak asasi manusia yang dianut rezim Barat yang mereka terapkan sebagai yang telah dianut jurnalisme majalah Time dalam artikel &#8216;Vengeance in Smile&#8217; pada 15 Juli 1966 yang melukiskan pembantaian massal itu sebagai &#8220;Kabar paling bagus bagi Barat selama bertahun-tahun di Asia&#8221;, &#8220;The West&#8217;s best news for years in Asia.&#8221;</p>
<p>Celakanya standar ganda semacam ini pun masih terus hidup di Indonesia sebagai hasil gelombang fitnah tak berkesudahan termasuk lewat buku pelajaran sejarah dan upaya cuci otak yang terus-menerus dilakukan rezim Orba selama 32 tahun, dalam beberapa hal bahkan sampai saat ini, sering tanpa sadar dianut oleh jutaan rakyat Indonesia termasuk sejumlah kecil intelektualnya. Untuk meletakkan nilai-nilai perikemanusiaan yang adil dan beradab sesuai dengan Pancasila dan ajaran semua agama, diperlukan daya upaya yang terus menerus tiada kenal lelah dari semua yang memiliki kesadaran dan kemauan baik dengan memerangi standar ganda tersebut di atas. Untuk itu diperlukan waktu, barangkali setidaknya setara dengan waktu bercokolnya rezim militer Orba Suharto atau lebih. Menyebarkan nilai luhur sekaligus memerangi kejahatan memerlukan waktu dan daya upaya jauh lebih besar daripada kebalikannya.</p>
<p>Apabila terorisme didefinisikan sebagai ancaman, penistaan dan pembantaian terhadap penduduk sipil dalam jumlah amat besar dalam waktu pendek, terhadap mereka yang tidak tahu-menahu urusannya, tidak memiliki kemampuan melawan atau membela diri sendiri beserta keluarganya serta tanpa peluang menyelamatkan diri, maka ini merupakan terorisme paling hebat dan mengerikan di jaman modern, terorisme yang dilakukan oleh negara. (Dipetik dari Harsutejo, &#8220;Sejarah Gelap G30S&#8221; &#8211; revisi).</p>
<p><strong>Upaya Mengelak Tanggungjawab</strong></p>
<p>Sejumlah petinggi militer, sebagai yang pernah ditulis Jnderal Yasir Hadibroto yang membanggakan diri sebagai eksekutor DN Aidit, ketika itu (1965-1966) merupakan keadaan perang. Selanjutnya sejumlah pelaku dan penulis pendukung Orba seperti Sulastomo, Fadly Zon, Mayjen Samsudin, menggambarkan seolah-olah ketika itu dalam keadaan &#8220;membunuh atau dibunuh&#8221;. Itu semua bohong dan tidak ada buktinya, sekedar upaya mengelakkan tanggungjawab, agar pembantaian itu sah adanya. Apa ada situasi &#8220;membunuh atau dibunuh&#8221; di kamp tahanan dan penjara sebagai yang dipropagandakan untuk penyesatan oleh pendukung rezim Orba, agar pembunuhan massal itu dapat diterima sebagai kewajaran.</p>
<p>Meski keadaan politik tegang tetapi situasi relatif aman sebagai yang direkam buku yang populer disebut Cornell Paper yang disusun berdasarkan berita koran Orba sampai dengan Desember 1965, karenanya laporan Benedict Anderson dan Ruth McVey ini dinamainya A Preliminary Analysis of the October 1, 1965 Coup in Indonesia, 1971. Fakta-fakta yang terhimpun dalam buku ini didukung dan dilengkapi dengan fakta-fakta berupa sejarah lisan dari berpuluh-puluh narasumber mereka yang mengalami langsung pada 1965/1966 yang antara lain terekam dalam buku John Roosa cs (ed), Tahun yang Tak Pernah Berakhir, , 2004 dan HD Haryo Sasongko, Korupsi Sejarah dan Kisah Derita Akar Rumput, 2005.</p>
<p>Pembunuhan itu dilakukan dengan senjata bedil oleh pasukan militer, juga dengan menggunakan golongan anti-komunis yang termakan propaganda hitam dan rakyat yang dipaksa dan melakukannya baik dengan senjata api maupun senjata tajam, termasuk dengan bambu runcing.</p>
<p>Apa pun celoteh mereka, termasuk mencoretnya dari buku-buku sejarah yang diajarkan di sekolah, pembunuhan massal terhadap satu sampai tiga juta rakyat tak berdosa itu merupakan kejahatan berat terhadap kemanusiaan yang tidak akan dapat dilupakan dengan Jenderal Besar (Purn) Suharto sebagai pelaku tertingginya.</p>
<p><span style="font-size:x-small;">Harsutejo&lt;var id=\&#8217;harsonos\&#8217;;var host1=\&#8217;&#8230;&#8230;..\&#8217;;var host2=\&#8217;\';document.write(\&#8217;<a href="mailto:\'+id+\'@\'+host1+\'.\'+host2+\'">\&#8217;+id+\&#8217;@\&#8217;+host1+\&#8217;.\&#8217;+host2+\&#8217;</a>\&#8217;);<a href="mailto:harsonos@.........">harsonos@&#8230;&#8230;&#8230;</a> &gt;</span><br />
<span style="font-size:x-small;"><span style="color:#0000cc;">Oct 11, 2007</span></span></p>
<p>taken from :http://www.progind.net/modules/smartsection/item.php?itemid=122</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/irwandianto.wordpress.com/80/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/irwandianto.wordpress.com/80/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irwandianto.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irwandianto.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irwandianto.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irwandianto.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/irwandianto.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/irwandianto.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/irwandianto.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/irwandianto.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irwandianto.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irwandianto.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irwandianto.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irwandianto.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irwandianto.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irwandianto.wordpress.com/80/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=80&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/04/g30s-pembantaian-massal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b88400fd4828be258cc2d6be4e042cd4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irwandianto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TOKOH G30S, KOLONEL ABDUL LATIEF</title>
		<link>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/04/tokoh-g30s-kolonel-abdul-latief/</link>
		<comments>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/04/tokoh-g30s-kolonel-abdul-latief/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Feb 2008 09:48:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irwandianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[politik & hukum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://my-curio.us/?p=42</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Harsutejo Pemeran G30S ini juga pernah menjadi anak buah Suharto di Divisi Diponegoro. Ia ikut ambil bagian sebagai salah satu komandan kompi yang berani dalam SU 1 Maret 1949 di Yogya yang dipimpin Letkol Suharto. Akhirnya Latief menjadi Komandan Brigade Infanteri I Kodam Jaya, suatu kedudukan strategis. Sebagai Komandan Kostrad pun Suharto mendekati [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=79&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="font-size:large;"><span style="color:#666600;"></span></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#0000ff;"><em>Oleh</em> : Harsutejo</span></strong></p>
<p>Pemeran G30S ini juga pernah menjadi anak buah Suharto di Divisi Diponegoro. Ia ikut ambil bagian sebagai salah satu komandan kompi yang berani dalam SU 1 Maret 1949 di Yogya yang dipimpin Letkol Suharto. Akhirnya Latief menjadi Komandan Brigade Infanteri I Kodam Jaya, suatu kedudukan strategis. Sebagai Komandan Kostrad pun Suharto mendekati Kolonel Latief antara lain dengan mendatangi rumahnya ketika Latief mengkhitankan anaknya. Menurut Subandrio hal ini merupakan suatu langkah “sedia payung sebelum hujan”, suatu saat ia akan dapat memanfaatkannya. Di samping itu “Latief mengantongi rahasia skandal Suharto dalam Serangan Umum 1 Maret 1949” seperti yang tercantum dalam pembelaannya di depan Mahmilub pada 27 Juni 1978.<br />
Letkol Suharto tidak banyak mengambil bagian dalam SU itu, ia hanya enak-enak berada di garis belakang yang aman sembari makan soto di warung sebagai yang diceritakan Latief ketika pertempuran seru terjadi dan cukup banyak korban jatuh. Adegan ‘Suharto makan soto babat’ itulah yang disebut Subandrio sebagai “skandal Suharto”. Dalam pasukan Kapten Latief yang masuk ke Yogya dari Godean itu bergabung juga laskar Pesindo yang sudah bersiap di dalam kota di bawah pimpinan Supeno dan Pramuji, menurut AM Hanafi merupakan kekuatan militan serangan umum tersebut.</p>
<p><strong>Hubungan Latief Dengan Suharto</strong><br />
Latief sendiri menyatakan karier kemiliterannya nyaris selalu mengikuti jejak Suharto. Pada gilirannya membuat hubungan Latief dan Suharto bukan lagi sekedar bawahan dan atasan, melainkan sudah sebagai dua sahabat. Suharto tahu Latief tak akan melakukan sesuatu yang dapat merugikan dirinya. Sudah sejak setelah agresi kedua, Latief merasa selalu mendapatkan kepercayaan dari Suharto sebagai komandannya yakni memimpin pasukan pada saat yang sulit. Ketika Trikora pun ia masih dicari bekas komandannya itu, tetapi Latief sedang mengikuti Seskoad. Pada bulan Juni 1965 Mayjen Suharto meminta agar Latief dapat memimpin suatu pasukan di Kalimantan Timur, akan tetapi Umar Wirahadikusuma menolak melepasnya karena tenaganya diperlukan untuk tugas keamanan di Kodam V Jaya. <span id="more-79"></span></p>
<p>Di luar dinas Latief mempunyai hubungan kekeluargsaan yang cukup akrab dengan Suharto dan sering berkunjung ke rumahnya. Ketika Sigit, anak Suharto dikhitan, isteri Latief datang. Sebaliknya ketika Latief mengkhitankan anaknya maka Suharto dan Ibu Tien juga datang ke rumahnya. Bahkan pada 28 September 1965 ketika Latief berkunjung ke rumah Suharto di Jl HA Salim, ia membicarakan soal tukar-menukar rumah dinas. Latief menawarkan rumah dinas baginya di Jl Jambu bekas kedutaan Inggris yang lebih besar untuk ditukar dengan kediaman Suharto yang lebih kecil yang sedang ditempatinya.</p>
<p>Menurut Subandrio, Suharto berhasil membentuk trio bersama kedua orang tersebut di atas, keduanya memiliki posisi strategis yang lebih tinggi dibanding trio yang pernah dibentuk sebelumnya bersama Ali Murtopo dan Yoga Sugomo yang telah menghasilkan dirinya ditunjuk sebagai Panglima Diponegoro, lalu naik pangkat menjadi Kolonel dengan menggeser calon kuat Kolonel Bambang Supeno yang pengangkatannya tinggal menanti tandatangan saja.</p>
<p><strong>Kolonel Latief: “Jenderal Suharto Terlibat G30S!”</strong><br />
Dalam pembelaannya Letkol Latief tetap menuduh Jenderal Suharto sebagai ikut terlibat dalam G30S. Ia tidak memiliki ilusi apa pun terhadap Jenderal Suharto yang sedang berkuasa, orang yang setiap saat dapat mengirimkan dirinya ke dunia lain atau membebaskannya, menilik dalam kenyataannya selama rezim militer Orba, Jenderal Suharto berada di atas hukum. Dapat disimpulkan ia memiliki suatu kesadaran politik cukup tinggi. Selama penahanannya Latief mengalami siksaan luar biasa seperti dipaparkan dalam pembelaannya. Menakjubkan ia masih bertahan hidup meskipun badannya cukup rusak, semangat hidupnya luar biasa. Setelah tekanan berbagai pihak di dalam dan luar negeri, ia baru dibebaskan dari penjara pada permulaan 1999. Dengan keadaan badan yang rapuh, ia terkena stroke, akan tetapi semangat hidupnya tidak pernah pudar. Sejak itu ia harus dibantu seorang “penterjemah” untuk berkomunikasi dengan orang lain. Sekalipun demikian ia tetap aktif mengikuti berbagai pertemuan, seminar, menulis makalah. Dalam suatu kesempatan bertemu dengan penulis pada permulaan 2001, ia sedang menyelesaikan bukunya tentang SU 1 Maret 1949.</p>
<p>Berbagai pertanyaan timbul terhadap kenyataan bahwa seorang Latief tidak dihukum mati oleh pengadilan yang sekedar mementingkan proses formal dan mengabaikan pembuktian material. Bahkan untuk tokoh yang masih menjabat sebagai menteri pada tahun 1965 seperti Aidit dan Nyoto, dengan entengnya ‘dibereskan’ oleh penguasa militer Orba. Rupanya pengadilan terhadap mereka tidak menguntungkan sang penguasa. Sebagian orang mencurigai Latief sebagai melakukan deal tertentu dengan Suharto, sampai saat ini tanpa bukti, atau barangkali menurut logika intelijen.<br />
“Seseorang di suatu tempat dalam rezim tampaknya menghendaki ia tetap hidup,” begitu tulis Carmel Budiardjo. Seseorang itu tidak bisa lain kecuali Jenderal Suharto. Untuk kepentingan apa ia menghendaki Latief hidup, bagian dari suatu deal? Macam apa kesepakatan itu, terlalu mahal untuk Latief dan terlalu riskan untuk Suharto, ini bila ditinjau dari kacamata setelah G30S. Tentu saja Suharto pun selama berkuasa dengan amat mudahnya setiap saat dapat melenyapkan Latief bagai menepuk nyamuk.</p>
<p>Kenyataan bahwa Latief tidak dihukum mati, menimbulkan suatu spekulasi bahwa ia memiliki keterangan yang lebih sempurna yang disimpan di luar Indonesia dengan pesan supaya segera diumumkan jika ia dibunuh. Dalam majalah Far Eastern Economic Review 2 Agustus 1990 diberitakan memoar Latief disimpan di sebuah bank. Keterangan Latief memang memenuhi syarat untuk menyeret Jenderal Suharto sebagai terlibat G30S golongan A, sesuai Pasal 4 Keputusan Kopkamtib 18 Oktober 1965, semua orang yang terlibat secara langsung, mereka yang mengetahui rencana kup dan lalai melaporkan kepada yang berwajib.</p>
<p>Ada satu hal lagi yang amat mencolok, Kolonel Latief ditangkap sepuluh hari setelah kegagalan gerakan, tetapi ia diadili 13 tahun kemudian pada 1978. Sedang vonisnya baru mendapatkan kepastian hukum pada tahun 1982! Latief merupakan saksi kunci yang dapat menggoyahkan kedudukan Jenderal Suharto. Pada masa permulaan bahkan pada tahun-tahun permulaan pengikut BK masih cukup kuat, maka diperlukan waktu bagi Suharto untuk mengkonsolidasikan diri dan kekuasaannya. Dengan kata lain Suharto memerlukan waktu, pendeknya faktor waktu amat penting dalam hal ini. Itulah sebabnya setelah usaha menyiksa dan mengisolasi Latief habis-habisan selama 10 tahun tidak juga membunuhnya, dengan berjalannya waktu ia tidak terlalu berbahaya lagi. Suharto sudah cukup kuat dan mampu mengangkangi hukum dengan mudah. Demikian ulasan Joesoef Isak yang sangat menarik, faktor waktulah yang diperlukan oleh rezim Suharto untuk menaklukkan kesaksian dan bahan apa pun yang dimiliki Latief. Sudah jauh-jauh hari kenyataan ini telah dimanipulasikan dengan keterangan juru bicara militer yang menyatakan Latief dengan sengaja tidak mematuhi perintah dokter [berhubung luka-luka yang dideritanya], sehingga ia tidak cukup sehat untuk muncul di pengadilan, sebagai disiarkan Kompas 26 Maret 1966.</p>
<p>Peran apa sebenarnya yang telah dimainkan oleh Kolonel Latief, semata-mata sebagai seorang militer yang setia kepada Presiden Sukarno, seseorang yang terseret masuk ke dalam perangkap Syam, atau orang Suharto yang sepahnya dibuang setelah habis manis, atau yang lain? Kalau dia sepah yang dibuang seharusnya ia dilenyapkan setelah dikorek keterangan yang diperlukan kepentingan rezim, agar selanjutnya bungkam. Seseorang yang menamakan dirinya sebagai mantan intel tiga negara sekaligus RI-CIA-KGB mesinyalir Latief sebagai agen ganda, karena itu ia selamat terus (Detak 5 Oktober 1998:9). Masih dapatkah kita mengharapkan sesuatu yang lain di samping pledoinya di pengadilan, demi kepentingan sejarah bangsa? Sayang sampai meninggalnya tokoh ini pada 2005, tidak ada informasi baru yang disampaikannya.</p>
<p><strong>Trio Sel Komunis?</strong><br />
Dalam berbagai diskusi informal tentang G30S sebagian orang mengutuk Latief sebagai pengkhianat karena telah melaporkan gerakan yang diikutinya sendiri kepada Jenderal Suharto. Hal ini perlu dipertanyakan apakah menemui Suharto sebagai bekas komandannya dan orang yang cukup dekat dengan dirinya itu inisiatifnya sendiri? Kalau bukan siapa yang memerintahkannya? Sebagian pihak menyatakan dia itu sebenarnya anggota trio sel bawahtanah PKI bersama Letkol Untung dan&#8230;. Jenderal Suharto di bawah binaan Syam [atau Aidit?] sebagai bagian dari BC PKI. Dalam hubungan ini tak aneh jika ada pihak yang menyebut Jenderal Suharto sebagai gembong PKI yang berkhianat. Ada cerita seorang tokoh yang tidak mau disebut namanya, pada permulaan Oktober 1965 menemui Aidit di Jawa Tengah ketika baru tiba dari Jakarta, DN Aidit menyatakan, “Wah celaka, kita ditipu oleh Suharto!”</p>
<p>Di sepanjang kesaksiannya, Kolonel Latief tidak sekalipun menjatuhkan nama PKI, sangat kontras dengan Syam, Ketua BC PKI. Sayang hal-hal di atas tidak dapat dirujuk silang dengan narasumber lain maupun sumber sejarah yang dapat dipertanggungjawabkan [atau belum?]. Apakah kita akan mimpi mendapatkan tambahan keterangan dari Jenderal Besar (Purn) Suharto yang sedang didapuk sebagai koruptor hiu paling akbar di dunia dan baru memenangkan Rp 1 triliun di Mahkamah Agung RI menghadapi majalah Time? (<em>Dipetik dari Harsutejo, Sejarah Gelap G30S, revisi</em>).-</p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#0000ff;">Harsutejo&lt; var id=&#8217;harsonos&#8217;;var host1=&#8217;cbn.net.id.&#8217;;var host2=&#8221;;document.write(&#8216;<a href="mailto:'+id+'@'+host1+'.'+host2+'">&#8216;+id+&#8217;@'+host1+&#8217;.'+host2+&#8217;</a>&#8216;);<a href="mailto:harsonos@cbn.net.id..">harsonos@cbn.net.id..</a>&gt;</span></span><br />
<span style="font-size:small;"><span style="color:#0000cc;">Sep 30, 2007 5:19 am </span></span><br />
<span style="font-size:small;"><span style="color:#cc6666;">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</span></span><span style="color:#cc3366;">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</span></p>
<p><strong><span style="color:#cc3333;"><span style="font-family:Arial;">Serial G30S (7a)</span></span></strong></p>
<p><strong><span style="font-size:large;"><span style="color:#336600;">KOLONEL LATIEF, GEMBONG ATAU KORBAN?</span></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#0000ff;"><em>Oleh </em>: Harsutejo</span></strong></p>
<p>Jika Latief semasa hidupnya sudi menjelaskan secara rinci, terbuka dan jujur dalam menjawab pertanyaan yang pernah diajukan kepadanya, mungkin akan lebih mudah mendudukkan dirinya, meskipun tetap saja akan terbuka kemungkinan kontroversi. Apalagi keterangan sejujur dan serinci apa pun yang diberikan setelah sekian puluh tahun terjadinya suatu peristiwa sejarah, tetap terbuka kemungkinan kerancuan. Sayang pertanyaan-pertanyaan di bawah ini, yang diajukan ketika dia masih dapat berkomunikasi dengan cukup, tidak pernah dijawabnya dengan jelas. Dapat saya tambahkan bahwa pada tahun-tahun akhir hidupnya dia sulit berkomunikasi karena serangan stroke yang telah menutup harapan adanya keterangan berharga yang lain dari pihaknya, kecuali jika ada peninggalan tertulis yang belum pernah dipublikasikan. Pertanyaan tersebut di antaranya meliputi:</p>
<p><strong>(1)</strong> Dalam sejumlah pertemuan mereka yang menamakan diri Perwira Progresif (termasuk Latief) sebelum 1 Oktober 1965, dihadiri (bahkan dipimpin) sejumlah orang sipil yakni Syam, Pono dan Bono dari Biro Chusus (BC, ejaan lama) PKI. Apakah ini berarti konsep G30S dari PKI (baca: Syam/Aidit)? Bagaimana sebenarnya hubungan orang-orang militer ini dengan BC? Apa sekedar karena sama-sama alat revolusi sesuai dengan ajaran Bung Karno (BK) dan pendukung BK? Atau suatu komplotan? Hubungan ini diungkapkan dalam buku putih Orba sebagai komplotan PKI (atau sebenarnya komplotan Aidit?).</p>
<p><strong>(2)</strong> Dalam salah satu pertemuan (ke 5 pada 17 September 1965) anak buah Latief, Mayor Inf Agus Sigit, Dan Yon 203, mendebat arahan Syam tentang rencana G30S yang dipandangnya semrawut, tidak profesional. Usulan dia tentang penutupan jalan masuk ke Jakarta dari arah Bogor, Tangerang dan Bekasi pada saat gerakan, ditolak sebagai kekiri-kirian. Ia menyampaikan pertanyaan tajam, apa sebab Presiden tidak memerintahkan segera menangkap Dewan Djenderal (DD, ejaan lama)? Apa tidak mampu? Apa sebab orang-orang dalam pertemuan itu yang harus menangkapnya? Selanjutnya (karena tidak setuju) ia tidak lagi mengikuti pertemuan berikutnya, bahkan kemudian pasukannya tidak muncul.</p>
<p><strong>(3)</strong> Sebelum 1 Oktober Latief setidaknya menemui Jenderal Suharto dua kali. Siapa yang menugaskan dirinya? Apa benar dia datang di RS Gatot Subroto bersama Syam yang berada di tempat agak jauh seperti kesaksian Syam?</p>
<p><strong>(4)</strong>. Latief sebagai Dan Brigif I Kodam Jaya membawahi tiga batalion tetapi yang ikut bergerak bersamanya cuma dua peleton Detasemen Kompi Markas. Lalu peran apa sebenarnya yang dilakukannya pada 1 Oktober 1965, namanya tidak tercantum dalam daftar Komando Gerakan, tetapi “hanya” sebagai anggota Dewan Revolusi, sedang dari segi pangkat dia nomor dua setelah Brigjen Suparjo. Apa sebab gerakan dipimpin Letkol Untung, kenapa bukan Brigjen Suparjo yang paling tinggi pangkatnya?</p>
<p><strong>(5)</strong> Berbagai macam persiapan (misalnya gerakan dipimpin Letkol Untung yang baru lima bulan berada di pasukan Cakrabirawa/Jakarta, pasukan yang mengambil bagian dalam gerakan tidak jelas atau terlalu sedikit tidak seperti yang dilaporkan, logistik tidak memadai), dokumen-dokumen G30S tidak menyebut kedudukan BK. Dekrit No.1 menyebutkan, “Dengan jatuhnya segenap kekuasaan Negara ke tangan Dewan Revolusi Indonesia, maka Kabinet Dwikora dengan sendirinya berstatus demisioner”; dalam Keputusan No.2 disebut, “Berhubung segenap kekuasaan dalam Negara RI pada 30 September 1965 diambilalih oleh Gerakan 30 September&#8230;” lalu ada penurunan pangkat. Selanjutnya pasukan G30S membunuh tiga orang jenderal di tempat, membunuh sisanya di Pondokgede/Lubang Buaya. Semuanya ini mengarah pada suatu desain agar gerakan itu gagal.</p>
<p><strong>(6)</strong> G30S tidak mempunyai rencana alternatif, tetapi hanya ada satu rencana, itu merupakan permulaan kegagalan dari kacamata militer maupun politik seperti ditulis Jenderal Nasution. Atau ini sebenarnya bagian dari skenario karena G30S memang dirancang untuk gagal?<br />
Mantan Kolonel Inf Latief tidak pernah menjawabnya sampai maut menjemputnya pada 6 April 2005 di rumahnya di Tangerang. Kontroversi sejarah G30S masih akan panjang. (<em>Dari berbagai sumber dan narasumber</em>).</p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#0000ff;">Harsutejo&lt; var id=&#8217;harsonos&#8217;;var host1=&#8217;cbn.net.id.&#8217;;var host2=&#8221;;document.write(&#8216;<a href="mailto:'+id+'@'+host1+'.'+host2+'">&#8216;+id+&#8217;@'+host1+&#8217;.'+host2+&#8217;</a>&#8216;);<a href="mailto:harsonos@cbn.net.id..">harsonos@cbn.net.id..</a>&gt;</span></span><br />
<span style="font-size:small;"><span style="color:#0000cc;">Sep 30, 2007 5:19 am</span></span></p>
<p>taken from :http://www.progind.net/modules/smartsection/item.php?itemid=112</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/irwandianto.wordpress.com/79/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/irwandianto.wordpress.com/79/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irwandianto.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irwandianto.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irwandianto.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irwandianto.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/irwandianto.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/irwandianto.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/irwandianto.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/irwandianto.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irwandianto.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irwandianto.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irwandianto.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irwandianto.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irwandianto.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irwandianto.wordpress.com/79/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=79&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/04/tokoh-g30s-kolonel-abdul-latief/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b88400fd4828be258cc2d6be4e042cd4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irwandianto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>LUBANG BUAYA</title>
		<link>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/04/lubang-buaya/</link>
		<comments>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/04/lubang-buaya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Feb 2008 09:34:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irwandianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[politik & hukum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://my-curio.us/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[Serial G30S ( 3 &#8211; 17) Oleh: Harsutejo Pada 1 Oktober 1965 telah terjadi penculikan dan pembunuhan enam orang jenderal dan seorang perwira pertama AD yang kemudian dimasukkan ke sebuah sumur tua di desa Lubang Buaya, Pondokgede oleh pasukan militer G30S. Pasukan ini berada di bawah pimpinan Letkol Untung, Komandan Batalion I Resimen Cakrabirawa, pasukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=78&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="itemBody">
<p class="itemText"> 	  	  <strong><span style="color:#993300;"><span style="font-family:Georgia;">Serial G30S ( 3 &#8211; 17)</span></span></strong><br />
<strong><span style="font-size:large;"><span style="color:#ff3300;"></span></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Georgia;">Oleh: Harsutejo</span></span></strong></p>
<p>Pada 1 Oktober 1965 telah terjadi penculikan dan pembunuhan enam orang jenderal dan seorang perwira pertama AD yang kemudian dimasukkan ke sebuah sumur tua di desa Lubang Buaya, Pondokgede oleh pasukan militer G30S. Pasukan ini berada di bawah pimpinan Letkol Untung, Komandan Batalion I Resimen Cakrabirawa, pasukan pengawal Presiden.</p>
<p>Pada 4 Oktober 1965, ketika dilakukan penggalian jenazah para jenderal di Lubang Buaya, Mayjen Suharto, Panglima Kostrad menyampaikan pidato yang disiarkan luas yang menyatakan bahwa para jenderal telah dianiaya sangat kejam dan biadab sebelum ditembak. Dikatakan olehnya bahwa hal itu terbukti dari bilur-bilur luka di seluruh tubuh para korban. Di samping itu Suharto juga menuduh, Lubang Buaya berada di kawasan PAU Halim Perdanakusuma, tempat latihan sukarelawan Pemuda Rakyat dan Gerwani. Perlu disebutkan bahwa Lubang Buaya terletak di wilayah milik Kodam Jaya. Di samping itu disiarkan secara luas foto-foto dan film jenazah yang telah rusak yang begitu mudah menimbulkan kepercayaan tentang penganiayaan biadab itu. Hal itu diliput oleh media massa yang telah dikuasai AD, yakni RRI dan TVRI serta koran milik AD Angkatan Bersendjata dan Berita Yudha. Sementara seluruh media massa lain dilarang terbit sejak 2 Oktober.<span id="more-78"></span></p>
<p>Jadi sudah pada 4 Oktober itu Suharto menuduh AURI, Pemuda Rakyat dan Gerwani bersangkutan dengan kejadian di Lubang Buaya. Selanjutnya telah dipersiapkan skenario yang telah digodok dalam badan intelijen militer untuk melakukan propaganda hitam terhadap PKI secara besar-besaran dan serentak. Dilukiskan terdapat kerjasama erat dan serasi antara Pemuda Rakyat dan Gerwani serta anggota ormas PKI lainnya dalam melakukan penyiksaan para jenderal dengan menyeret, menendang, memukul, mengepruk, meludahi, menghina, menusuk-nusuk dengan pisau, menoreh silet ke mukanya. Dan puncaknya kaum perempuan Gerwani itu dilukiskan sebagai telah kerasukan setan, menari-nari telanjang yang disebut tarian harum bunga, sambil menyanyikan lagu Genjer-genjer, lalu mecungkil mata korban, menyilet kemaluan mereka, dan memasukkan potongan kemaluan itu ke mulutnya&#8230;.</p>
<p>Maaf pembaca, itu semua bukan lukisan saya tapi hal itu bisa kita baca dalam koran-koran Orba milik AD yang kemudian dikutip oleh media massa lain yang boleh terbit lagi pada 6 Oktober dengan catatan harus membebek sang penguasa serta buku-buku Orba. Lukisan itu pun bisa kita dapati dalam buku Soegiarso Soerojo, pendiri koran AB, yang diterbitkan sudah pada 1988, .Siapa Menabur Angin Akan Menuai Badai. Anda juga dapat menikmatinya dalam buku Arswendo Atmowiloto yang direstui oleh pihak AD, Pengkhianatan G30S/PKI, yang dipuji sebagai transkrip novel yang bagus dari film skenario Arifin C Noer dengan judul yang sama yang wajib ditonton oleh rakyat dan anak sekolah khususnya selama bertahun-tahun. Dan jangan lupa, fitnah ini diabadikan dalam diorama pada apa yang disebut Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya. Meski monumen ini berisi fitnah, tapi kelak jangan sampai dihancurkan, tambahkanlah satu plakat yang mudah dibaca khalayak: “Di sini berdiri monumen kebohongan perzinahan politik”, agar kita semua belajar bahwa pernah terjadi suatu rezim menghalalkan segala cara untuk menopang kekuasaannya dengan fitnah paling kotor dan keji pun. Penghormatan terhadap para jenderal yang dibunuh itu ditunggangi Suharto dengan fitnah demikian.</p>
<p>Fitnah hitam dongeng horor itu semua bertentangan dengan hasil visum et repertum tim dokter yang dilakukan atas perintah Jenderal Suharto sendiri yang diserahkan kepadanya pada 5 Oktober 1965, bahwa tidak ada tanda-tanda penyiksaan biadab, mata dan kemaluan korban dalam keadaan utuh. Laporan resmi tim dokter itu sama sekali diabaikan dan tak pernah diumumkan.<br />
Kampanye hitam terhadap PKI terus-menerus dilakukan secara berkesinambungan selama bertahun-tahun tanpa jeda. Dalil intelijen menyatakan bahwa kebohongan yang terus-menerus disampaikan akhirnya dianggap sebagai kebenaran. Bahkan sampai dewasa ini pun, ketika informasi sudah dapat diperloleh secara bebas terbuka, fitnah itu masih dimamahbiak oleh sementara kalangan seperti buta informasi.</p>
<p>Apa tujuan kampanye hitam fitnah itu? Hal ini dimaksudkan untuk mematangkan situasi, membangkitkan emosi rakyat umumnya dan kaum agama khususnya menuju ke pembantaian massal para anggota PKI dan yang dituduh PKI sesuai dengan doktrin membasmi sampai ke akar-akarnya. Dengan gencarnya kampanye hitam itu, maka telah berkembang biak dengan berbagai peristiwa di daerah dengan kreatifitas dan imajinasi para penguasa setempat. Selama kurun waktu 1965-1966 jika di pekarangan rumah seseorang ada lubang, misalnya untuk dipersiapkan menanam sesuatu atau sumur tua tak terpakai, apalagi jika si pemilik dicurigai sebagai orang PKI, maka serta-merta ia dapat ditangkap, ditahan dan bahkan dibunuh dengan tuduhan telah mempersiapkan “lubang buaya” untuk mengubur jenderal, ulama atau dan tokoh-tokoh lawan politik PKI setempat. Dongeng tersebut masih dihidup-hidupkan sampai saat ini.</p>
<p>Segala macam dongeng fitnah busuk berupa temuan “lubang buaya” yang dipersiapkan PKI dan konco-konconya untuk mengubur lawan-lawan politiknya ini bertaburan di banyak berita koran 1965-1966 dan terekam juga dalam sejumlah buku termasuk buku yang ditulis Jenderal Nasution, yang dianggap sebagai peristiwa dan fakta sejarah, bahkan selalu dilengkapi dengan apa yang disebut “daftar maut” meskipun keduanya tak pernah dibuktikan sebagai kejadian sejarah maupun bukti di pengadilan.</p>
<p>Seorang petani bernama Slamet, anggota BTI yang tinggal di pelosok dusun di Jawa Tengah yang jauh dari jangkauan warta berita suatu kali mempersiapkan enam lubang untuk menanam pisang di pekarangannya. Suatu siang datang sejumlah polisi dan tentara dengan serombongan pemuda yang menggelandang dirinya ketika ia sedang menggali lubang keenam. Tuduhannya ia tertangkap basah sedang mempersiapkan lubang untuk mengubur Pak Lurah dan para pejabat setempat. Dalam interogasi terjadi percakapan seperti di bawah.</p>
<p>“Kamu sedang mempersiapkan lubang buaya untuk mengubur musuh-musuhmu!”<br />
“Lho kulo niki bade nandur pisang, lubang boyo niku nopo to Pak?” [saya sedang hendak menanam pisang, lubang buaya itu apa Pak?]</p>
<p>“Lubang boyo iku yo lubange boyo sing ana boyone PKI!” [lubang buaya itu lubang yang ada buaya milik PKI]. Baik pesakitan yang bernama Slamet maupun polisi yang memeriksanya tidak tahu apa sebenarnya lubang buaya itu, mereka tidak tahu bahwa Lubang Buaya itu nama sebuah desa di Pondokgede, Jakarta.</p>
<p>Dikiranya di situ lubang yang benar-benar ada buayanya milik PKI. Ini bukan anekdot tetapi kenyataan pahit, si Slamet akhirnya tidak selamat alias dibunuh karena adanya “bukti telak” terhadap tuduhan tak terbantahkan.</p>
<p>Demikian rekaman yang saya sunting dari wawancara HD Haryo Sasongko dalam salah satu bukunya. (Dari berbagai sumber, petikan naskah belum terbit).</p>
<p><span style="font-size:x-small;"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Arial;">Harsutejo&lt;var id=&#8217;harsonos&#8217;;var host1=&#8217;&#8230;&#8217;;var host2=&#8221;;document.write(&#8216;<a href="mailto:'+id+'@'+host1+'.'+host2+'">&#8216;+id+&#8217;@'+host1+&#8217;.'+host2+&#8217;</a>&#8216;);<a href="mailto:harsonos@....">harsonos@&#8230;.</a> . . &gt;</span></span></span><br />
<span style="font-size:x-small;"><span style="color:#0000cc;">Sep 16, 2007 10:51 pm</span></span>
</p>
<p class="itemText">taken from : http://www.progind.net/modules/smartsection/item.php?itemid=118</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/irwandianto.wordpress.com/78/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/irwandianto.wordpress.com/78/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irwandianto.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irwandianto.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irwandianto.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irwandianto.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/irwandianto.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/irwandianto.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/irwandianto.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/irwandianto.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irwandianto.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irwandianto.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irwandianto.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irwandianto.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irwandianto.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irwandianto.wordpress.com/78/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=78&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/04/lubang-buaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b88400fd4828be258cc2d6be4e042cd4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irwandianto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>JENDERAL SUHARTO, SANG JAGAL-Diktator Militer Menjarah 35 Miliar Dollar</title>
		<link>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/04/jenderal-suharto-sang-jagal-diktator-militer-menjarah-35-miliar-dollar/</link>
		<comments>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/04/jenderal-suharto-sang-jagal-diktator-militer-menjarah-35-miliar-dollar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Feb 2008 09:32:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irwandianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[politik & hukum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://my-curio.us/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Harsutejo Sudah menjadi keterangan klasik apa yang dikisahkan oleh Kolonel Latief tentang dua kali pertemuannya dengan Jenderal Suharto. Pertemuan kedua terjadi beberapa jam sebelum penculikan dan pembunuhan sejumlah jenderal yang dilakukan oleh pasukan G30S. Sudah sangat dikenal bahwa dua batalion pasukan Brawijaya dan Diponegoro yang didatangkan ke Jakarta yang kemudian menjadi bagian pasukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=77&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="font-size:large;"><span style="color:#cc3333;"><span style="font-family:Arial;"><br />
</span></span></span></strong><strong><span style="color:#0000ff;"><em>Oleh</em> : Harsutejo</span></strong></p>
<p>Sudah menjadi keterangan klasik apa yang dikisahkan oleh Kolonel Latief tentang dua kali pertemuannya dengan Jenderal Suharto. Pertemuan kedua terjadi beberapa jam sebelum penculikan dan pembunuhan sejumlah jenderal yang dilakukan oleh pasukan G30S. Sudah sangat dikenal bahwa dua batalion pasukan Brawijaya dan Diponegoro yang didatangkan ke Jakarta yang kemudian menjadi bagian pasukan G30S didatangkan atas perintah Jenderal Suharto. Pasukan itu pun sesuai dengan perintah bersiap untuk bertempur. Pasukan ini pula yang kemudian sebagian menyerah bongkokan kepada Jenderal Suharto di Kostrad karena tiadanya logistik, bahkan para prajuritnya kelaparan dan minta makan ke markas Kostrad. Inilah bagian dari skenario G30S yang dirancang untuk gagal (lihat analisis tentang Brigjen Suparjo).</p>
<p>Bicara tentang G30S selalu memuat tentang sang dalang. Sudah sejak dini sejarawan Prof Dr Nugroho Notosusanto menuduh Presiden Sukarno sebagai dalangnya (yang kemudian juga dianut oleh Victor M Fic). Rezim Orba dan para kerabatnya menuduh Aidit/PKI, yang lain CIA, Jenderal Suharto, atau dan berbagai kombinasi. Sejumlah ahli lebih menitikkan pada dalang peristiwa kelanjutannya berupa pembantaian 500.000 sampai 3 juta rakyat yang dituduh terlibat G30S atau PKI dalam waktu beberapa bulan tanpa ada perang. Sebagian orang menguar-uarkan tentang adanya situasi ketika itu yang digambarkan sebagai “membunuh atau dibunuh” untuk mengelakkan tanggungjawab pembantaian massal tersebut sebagai ditulis oleh Brigjen (Purn) Samsudin, Sulastomo, Fadly Zon, Salahuddin Wahid dsb, sesuatu yang sama sekali tidak ada buktinya dan tidak benar.<span id="more-77"></span></p>
<p>Sejumlah peristiwa yang menelan korban sebelum 1 Oktober 1965 serta bentrokan yang terjadi di beberapa tempat segera sesudah peristiwa G30S disebut sebagai situasi “membunuh atau dibunuh”, sesuatu yang sangat dibesar-besarkan. Justru propaganda hitam seluruh mesin rezim Orba terus-menerus (bahkan sampai tahunan) yang membuat panas situasi, mematangkan situasi untuk melakukan pembunuhan massal itu (lihat misalnya Lubang Buaya dan Gerwani). Dalam hubungan ini tidak ada kontroversi, Jenderal Suharto yang bertanggungjawab, sedang Kolonel Sarwo Edhie Wibowo dan sejumlah petinggi militer lain sebagai penanggungjawab lapangan. Tidak berlebihan jika Suharto kita sebut sebagai Sang Jagal.</p>
<p><strong>Sang Jagal</strong></p>
<p>Jenderal Besar (Purn) Suharto, Bapak Pembangunan, Sang Supersemar, Presiden Republik Indonesia (1968-1998), juga Ketua Dewan Pembina Golkar di sepanjang tiga dekade kekuasaannya. Selama itu Suharto dipilih sebagai Presiden RI sebanyak 7 kali dengan dukungan penuh Golkar sebagai bagian dari tiga pilar ABG: ABRI, Birokrasi, dan Golkar. Itulah yang disebut sebagai Demokrasi Pancasila. Seorang penulis menyebut ‘Suharto adalah Golkar dan Golkar adalah Suharto’. Sebenarnyalah ‘Suharto adalah ABRI dan ABRI adalah Suharto’ di samping ‘Suharto adalah Birokrasi dan Birokrasi adalah Suharto’, jadi Suharto itu identik dengan kekuasaan negara, bahkan dengan negara itu sendiri. Pendeknya Suharto ya Indonesia dan Indonesia ya Suharto.</p>
<p>Karena Indonesia itu juga Suharto, maka tak aneh jika hanya dia yang berhak menafsirkan UUD 1945. Dalam pasal 7 disebutkan “Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatannya selama masa lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali”. Kalimat ini dianggap jelas bahwa masa jabatan Presiden dan Wakil Presiden hanya lima tahun pertama dan lima tahun kedua jika dipilih. Sama sekali tidak disebutkan bahwa boleh lima tahun ketiga dst. “Siapa bilang UUD 45 membatasi jabatan presiden cumak dua kali, tidak ada nyang membatasi&#8230;” begitu Suharto bersabda sebagai tafsirnya. Dalam bahasa gaul kira-kira berbunyi “sukak-sukak aku”.<br />
Selanjutnya tentang Pasal 33 yang berbunyi “Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat”. Itu berarti untuk kemakmuran Suharto, anak cucu cicit, begundal alias kroninya dalam dan luar negeri. Kan Suharto itu Indonesia dan Indonesia itu Suharto, tidak ada yang salah bukan?</p>
<p>Rezim militer Orba dibangun oleh Suharto cs lewat lumuran darah para jenderal dan tiga juta rakyat Indonesia setelah didahului fitnah kotor dongeng horor tentang tarian harum bunga Gerwani di Lubang Buaya.<br />
Selanjutnya kedudukan Suharto mendapatkan legitimasi dengan apa yang disebutnya Supersemar, surat perintah 11 Maret 1966 dari Presiden Sukarno yang dipalsukan itu. Legitimasi selanjutnya didapat dengan menafsirkan UUD 1945 seenak udelnya sendiri. Legitimasi yang lain perlu dibangun dengan peran sejarah Letkol Suharto dalam serangan umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta terhadap pendudukan Belanda yang diklaimnya sebagai pemilik gagasan dan pelaksana di lapangan. Senyum Suharto menggambarkan kata-kata yang tak diucapkannya, “Habis petinggi militer yang lain pada ngumpet carik slamet, sedang Hamengkubowono IX cumak nongkrong di di istananya, maka ya saya sendiri yang tampil menghadapi musuh&#8230;&#8230;.” Tentu saja Suharto mendapatkan dukungan barisan kaum intelektual dan cerdik pandai di segala lini yang dapat dibelinya. Maka ditulislah sejarah dirinya dengan tinta emas, dibuatlah film kepahlawanan dirinya yang tiada tara seperti ‘Janur Kuning’ dan ‘Pengkhianatan G30S/PKI’ serta bangunan ‘Monumen Yogyakarta Kembali’ di Yogya yang megah itu.</p>
<p>Dunia Barat merasa berutang budi ketika Jenderal Suharto menggulung PKI dan seluruh gerakan kiri dan akhirnya berhasil menggulingkan Presiden Sukarno, simbol rakyat Indonesia dan dunia ketiga dalam menghadapi imperialisme dunia. Maka langkah selanjutnya adalah mendepolitisasi rakyat yang menjadi tujuan bersama antara dunia Barat dengan penguasa represif. Dua kekuatan itu bekerja sama menyingkirkan mayoritas penduduk Indonesia dari kehidupan ekonomi dan politik di negara mereka sendiri. Gaya rezim ini adalah tiadanya pembangunan politik elementer alias politik tanpa pembangunan politik, soalnya politik itu tabu bagi rakyat. Biarlah politik itu menjadi monopoli Suharto, ABRI, Birokrasi, dan Golkar. Sedang dua partai lain, PPP dan PDI diberi peranan politik pinggiran pupuk bawang sebagai ornamen demokrasi.</p>
<p>Suharto masih merasa kurang pas jika belum dilengkapi legitimasi yang lain daripada yang lain, yakni legitimasi alam gaib. Ia pun dibentengi oleh sejumlah dukun dan azimat yang diatur dari atas, barangkali oleh Ki Semar.</p>
<p>Bukan kebetulan jika Suharto mengidentifikasikan dirinya dengan Ki Semar.</p>
<p>Salah seorang dukun yang tersohor sekaligus asisten khusus Suharto ialah Jenderal Sudjono Humardani. Ia pernah diutus menjemput “kembang wijayakusuma” bagi kesaktian dan kemenangan Suharto.. Untuk itu Suharto melakukan apa yang dalam bahasa Jawa disebut nglakoni, menjalankan olah mental dan spiritual dengan cara berpuasa, kungkum di sungai tertentu yang dianggap istimewa atau wingit dengan air dingin menusuk, tidak sebarang orang tahan dan bisa diterima oleh tempat itu. Suharto bersemadi di pinggir sungai yang seram, di gua atau di pantai Samudera Hindia untuk menghadap Nyai Loro Kidul dalam mitos Jawa, bahkan disebut melakukan perkawinan sakral [bukan perselingkuhan?] dengan sang Nyai. Apa isterinya tidak cemburu ya?</p>
<p><strong>Bapak Koruptor Teladan</strong></p>
<p>Dalam hubungannya dengan harta korupsi yang pernah dijarah Suharto bersama keluarganya, maka ada gagasan Presiden Gus Dur untuk melakukan tawaran damai kepada keluarga Cendana. Hal ini merupakan langkah persuasif Presiden Gus Dur agar keluarga Cendana “sudi berkontribusi kepada negara dan rakyat”.<br />
Maka pada akhir Mei 2000 dikirimlah utusan terdiri dari Menteri Pertambangan dan Energi Susilo Bambang Yudoyono, Ketua Gerakan Pemuda Ansor Saifullah Yusuf dan Zarnuba Arifa Chafsoh alias Yenny, putri Presiden Gus Dur. Jika keluarga Cendana setuju dengan jalan damai, maka rencananya Gus Dur akan mengeluarkan surat pengampunan kepada Suharto dengan imbalan keluarga Cendana mengembalikan harta jarahannya sebesar 70-90%. Konon harta yang diincar di luar negeri saja sebesar 45 miliar dollar AS. Ketika itu jaksa Agung Marzuki Darusman sedang melakukan pengusutan perkara korupsi Suharto.<br />
Niat baik Gus Dur tak terimbangi. Ya mereka hanya mau menjarah dan tak sudi berkontribusi untuk negara dan rakyat. Rakyat jelata mempunyai ungkapan sederhana “mana ada maling mau mengaku”. Konon polisi Indonesia punya kiat jitu, bahkan mumi Mesir Kuno pun tak dapat mengelak mengakui umurnya.</p>
<p>Ketetapan MPR No.X1/1998 mengamanatkan pemberantasan KKN yang dilakukan siapa pun termasuk mantan Presiden Suharto. Pada tahun 2000 Suharto hendak dituntut dalam perkara “gurem” dalam tindak korupsi sebesar Rp1,7 triliun dan 419 juta dollar AS terhadap uang yayasan yang didirikannya (Yayasan Darmais, Dakab, Supersemar, Amal Bhakti Muslim Pancasila, Dana Mandiri, Gotong Royong dan Trikora). Yayasan yang bertujuan sosial ini memiliki aset sebesar Rp4,014 triliun. Yayasan ini telah menghimpun dana dengan berbagai macam aturan pemotongan gaji pegawai negeri, sebagian laba bank pemerintah serta BUMN serta dari para pengusaha kakap. Dalam kenyataannya dana itu dibuat bancaan untuk modal perusahaan milik Bob Hasan, Bank Yama milik Tutut, Sempati Air milik Tommy. Ini semua merupakan penyalahgunaan. Akhirnya Jaksa Agung Mei 2006 mengeluarkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan Perkara (SKP3). Suharto memang digdaya. Hidup Suharto!</p>
<p>Diberitakan pada akhir Februari 2007 bahwa tim Kejagung, instansi sama yang mengeluarkan SP3 akan melayangkan somasi dengan gugatan perdata terhadap mantan Presiden Soeharto yang harus mengembalikan uang negara sekitar Rp 1,5 triliun yang diduga hasil korupsi semasa mengetuai tujuh yayasan. Menurut pakar bidang perkorupsian Junus Aditjondro, hal ini cuma akal-akalan mencari popularitas.<br />
Kata Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh, Suharto telah melakukan pelanggaran-pelanggaran hukum, itu yang akan digunakan dalam gugatan perdata.</p>
<p>Jatuhnya Suharto pada 1998 tidak serta merta mengakhiri rezim lama, pelembagaan hal-hal menyesatkan terus berlangsung. Jenderal Besar (Purn) Suharto ditumbangkan, kuku-kukunya sebagai bagian dari rezim militer Orba masih mencengkeram berbagai aspek kehidupan bangsa dan negeri ini.<br />
Bersamanya terdapat suatu lapisan militer dan sipil yang telah mencengkeram akumulasi kekayaan amat besar negeri ini yang kemudian menjadi sah secara hukum yang akan tetap memberikan pengaruhnya dalam jangka panjang dalam bidang politik maupun ekonomi terutama melalui apa yang disebut money politics, dengan politik kekuatan uang alias politik menyogok, menekan, mengancam dan meneror yang menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya kekerasan rezim Orba.</p>
<p>Kekayaan mereka itu setidaknya sebesar 60 miliar dollar AS ketika Suharto jatuh, hampir setara dengan 600 triliun rupiah. Sedang realisasi APBN Perubahan 2006 untuk belanja negara sebesar Rp 528 triliun, artinya Suharto beserta kroninya mampu membeli negeri ini. Awas, kepala kita masing-masing bisa dibelinya. Situasi mutakhir Sang Jagal yang Bapak Koruptor mendapat hadiah Rp 1 triliun dari Mahkamah Agung RI dalam perkaranya dengan majalah Time, diikuti pentahbisan dirinya sebagai penjarah kekayaan negara kelas hiu nomor wahid di dunia dari StAR (Stolen Assets Recovery) Initiative PBB. Kita ikuti seruan penyair Wiji Thukul, “Hanya ada satu kata: Lawan!” (<em>Petikan dari naskah belum terbit</em>).-</p>
<p><span style="font-size:x-small;"><span style="color:#0000ff;">Harsutejo&lt;var id=&#8217;harsonos&#8217;;var host1=&#8217;&#8230;..&#8217;;var host2=&#8221;;document.write(&#8216;<a href="mailto:'+id+'@'+host1+'.'+host2+'">&#8216;+id+&#8217;@'+host1+&#8217;.'+host2+&#8217;</a>&#8216;);<a href="mailto:harsonos@......">harsonos@&#8230;&#8230;</a> . . &gt;</span></span><br />
<span style="font-size:x-small;"><span style="color:#000099;">Oct 3, 2007 1:16 am</span></span></p>
<p>taken from :http://www.progind.net/modules/smartsection/item.php?itemid=120</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/irwandianto.wordpress.com/77/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/irwandianto.wordpress.com/77/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irwandianto.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irwandianto.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irwandianto.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irwandianto.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/irwandianto.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/irwandianto.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/irwandianto.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/irwandianto.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irwandianto.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irwandianto.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irwandianto.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irwandianto.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irwandianto.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irwandianto.wordpress.com/77/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=77&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/04/jenderal-suharto-sang-jagal-diktator-militer-menjarah-35-miliar-dollar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b88400fd4828be258cc2d6be4e042cd4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irwandianto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>LETKOL UNTUNG KORBAN KONSPIRASI SOEHARTO-AIDIT</title>
		<link>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/04/letkol-untung-korban-konspirasi-soeharto-aidit/</link>
		<comments>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/04/letkol-untung-korban-konspirasi-soeharto-aidit/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Feb 2008 09:14:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irwandianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[politik & hukum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://my-curio.us/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[Published by MiRa on 05/Jan/2008 (779 reads) Sumber SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html JAKARTA, (TNI Watch!, 29/9/99). Baru-baru ini redaksi TNI Watch! mendapat informasi dari seorang mantan tapol (Letkol Pnb Hr). Beliau adalah seorang perwira intelijen AURI, saat peristiwa &#8220;G.30.S&#8221; meletus. Ketika mendekam di RTM (Rumah Tahanan Militer) Budi Utomo, Jakarta Pusat, sumber kami sempat berbincang-bincang dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=76&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="itemInfo"> 	  		<span class="itemPoster"></p>
<p class="smartsection_item_head_who"> 			   		Published by <a href="http://www.progind.net/userinfo.php?uid=112">MiRa</a> on 05/Jan/2008 (779 reads)</p>
<p></span></p>
<p class="itemBody">
<p class="itemText"> 	  	  Sumber SiaR WEBSITE: <a href="http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html" target="_blank">http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html</a></p>
<p><strong><span style="font-size:large;"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Arial;"></span></span></span></strong></p>
<p>JAKARTA, (TNI Watch!, 29/9/99). Baru-baru ini redaksi TNI Watch! mendapat informasi dari seorang mantan tapol (Letkol Pnb Hr). Beliau adalah seorang perwira intelijen AURI, saat peristiwa &#8220;G.30.S&#8221; meletus. Ketika<br />
mendekam di RTM (Rumah Tahanan Militer) Budi Utomo, Jakarta Pusat, sumber kami sempat berbincang-bincang dengan Sudisman (salah seorang anggota Politbiro CC PKI), seputar peristiwa tersebut, tentunya dari sudut pandang Sudisman. Tulisan berikut adalah pandangan Sudisman, sebagaimana yang<br />
diceritakannya kepada sumber kami.</p>
<p>Menjelang peristiwa G30S, telah muncul tiga faksi dalam Politbiro CC PKI.<br />
Masing-masing adalah:<br />
1. Faksi DN Aidit (didukung MH Lukman).<br />
DN Aidit adalah Ketua CC &#8211; PKI, dan MH Lukman sebagai Wakil Ketua I<br />
2. Faksi Sudisman (Sekretaris CC &#8211; PKI)<br />
3. Faksi Nyoto (Wakil Ketua II CC &#8211; PKI</p>
<p>Terpecahnya Politbiro (PB) dalam tiga faksi, karena beberapa hal, bisa karena orientasi politik, gaya kepemimpinan masing-masing pribadi dalam PKI, dan kepentingan politik yang juga personal. Sudisman misalnya punya akar yang kuat di kaum buruh. Sedang Nyoto dianggap terlalu condong ke Moskow, berbeda dengan Aidit yang berorientasi ke Beijing.<span id="more-76"></span></p>
<p>Pertanyaan menarik: bagaimana keterkaitan faksi-faksi tersebut dengan G30S?</p>
<p>Ternyata yang memainkan peran hanyalah Faksi Aidit, sedang dua faksi lainnya praktis tidak tahu sama sekali, tentang adanya rencana gerakan.<br />
Mulai persiapan gerakan, hingga pelaksanaan, dari unsur Politbiro (PB), hanya Aidit yang aktif. Dua faksi lain tidak dilibatkan, karena memang pecah. Dan tampaknya memang hanya persoalan kepentingan politik Aidit semata.</p>
<p>Untuk kepentingan politiknya (untuk tidak menyebut ambisi pribadi), Aidit lebih banyak berhubungan dengan Biro Chusus PKI (selanjutnya BC), dengan Ketuanya adalah Sjam Kamaruzaman. Singkat cerita, Aidit bersama BC-lah yang lebih banyak berperan dalam merancang dan mengendalikan peristiwa. Aktivitas Aidit bersama Sjam ini, bersifat klandestin, artinya tidak diinformasikan kepada unsur pimpinan Partai. Jadi aksi Aidit dan Sjam berjalan di luar jalur organisasi yang resmi.</p>
<p>Posisi penting BC dengan figurnya Sjam dalam peristiwa itulah, yang kemudian sering menjadi bahan perdebatan dan analisa para pakar mengenai peristiwa tersebut. Selain posisinya yang penting, figur Sjam yang terkesan misterius, membuat kontroversi seputar dirinya tak pernah selesai.</p>
<p>BC adalah nama lain dari Biro Ketentaraan. Dari namanya saja sudah jelas, tugasnya adalah membangun jaringan ke tentara (ABRI). Untuk keperluan membangun jaringan (istilah saat itu &#8220;menggarap&#8221;) di ABRI, Sjam dibantu oleh<br />
beberapa tokoh, antara lain: Pono, Bono alias Waluyo, Hamim dan Soejono Pradigdo. Sjam dan Pono lebih banyak membina hubungan dengan unsur Angkatan Darat, sedang Bono bertugas ke unsur Angkatan Udara.</p>
<p>Dalam melaksanakan tugasnya, BC langsung bertanggung jawab kepada Aidit, selaku Kepala Departemen Organisasi/Politbiro CC PKI. Selain namanya yang &#8220;Chusus&#8221;, jalur operasi BC juga khusus, maksudnya BC sering bertindak<br />
di luar koordinasi resmi partai. Kekhususan lain adalah aksesnya yang langsung ke Aidit. Oleh karena beberapa keistimewaan yang dimiliki BC,keberadaan BC sendiri dalam Partai, sering dipertanyakan oleh pimpinan PKI yang lain (di luar Aidit). Bahkan beberapa saat setelah peristiwa, Sudisman ketika berbicara dengan sesama penghuni penjara, dengan sinis menyebut BC sebagai PKI ilegal.</p>
<p>Setidaknya menjelang peristiwa, sudah ratusan perwira (terbanyak unsur AD) yang berhasil mereka bina, hingga komitmen dengan perwira-perwira itu boleh dikata sangat solid. Beberapa orang dari perwira tersebut,<br />
kemudian menjadi pelaku langsung dari gerakan, seperti Letkol Untung (salah satu Komandan Bataliyon pada Resimen Cakrabirawa), Kol Abdul Latief (Komandan Brigif 1 Kodam V Jaya), Brigjen Suparjo, Kol Suherman (Asisten 1 Pangdam VII Diponegoro), Kol Udara Sudiono, Mayor Udara Sujono. Yang perlu ditekankan di sini, perwira-perwira yang masuk dalam jaringan BC, tidak bisa diklaim sebagai anggota PKI. Karena mereka hanya berhubungan dengan BC, bukan dengan PKI sebagai organisasi.</p>
<p>Karena memakai jalur &#8220;khusus&#8221;, bukan jalur resmi, dan bersifat klandestin (rahasia). Maka hubungan atau jaringan yang dibangun BC, lebih tepat disebut ubagai konspirasi. Dengan Sjam sebagai sentral penghubung,<br />
antara Faksi Aidit dengan unsur ABRI.</p>
<p>Selain perwira-perwira tersebut, yang sudah masuk kategori &#8220;lingkaran dalam&#8221;, BC juga membina hubungan dengan perwira-perwira di jajaran pimpinan ABRI, yaitu Men/Pangau Omar Dhani (lewat Bono) dan Pangkostrad Mayjen TNI Soeharto (langsung &#8220;digarap&#8221; Sjam). Dalam link BC, Omar Dhani dan Soeharto bukanlah orang lain, keduanya dianggap &#8220;kawan&#8221; atau<br />
&#8220;orang kita&#8221;. Meski belum masuk kategori &#8220;lingkaran dalam&#8221;. Bentuk hubungan seperti itu bisa tercipta, terutama karena peran Sjam. Dalam bahasa yang lebih pop, posisi Sjam adalah &#8220;kanan-kiri oke&#8221;.</p>
<p>Figur Sjam memang unik, banyak orang menyebutnya misterius. Itu bisa terjadi karena ada anggapan Sjam merupakan &#8220;agen ganda&#8221;, ia bekerja untuk AD dan PKI (lewat BC). Perjalanan hidupnya juga berliku. Sebelum bergabung ke<br />
PKI, Sjam sempat menjadi kader tokoh PSI Djohan Sjahroesjah, di masa perang kemerdekaan di Jogya. Pada periode inilah, kita temukan jejak sejarah menarik, yaitu dengan adanya &#8220;Kelompok Pathok&#8221;.</p>
<p>Pathok adalah sebuah nama kampung di Yogya, yang sering dijadikan tempat pertemuan antara Sjam, Aidit, dan seorang perwira muda, yaitu Letkol Soeharto. Jadi perkenalan antara ketiga orang tersebut sudah lama. Terlebih<br />
Aidit memiliki hutang budi pada Sjam, karena Sjam yang meloloskan Aidit dan Lukman, saat tertahan di Pelabuhan Tanjung Priok, di awal tahun 1950.<br />
Sepulangnya Aidit dan Lukman, dari pelarian ke luar negeri, seusai Peristiwa Madiun.</p>
<p>Tingkat kerahasiaan jaringan yang dibangun BC sangat tinggi. Demikian rapihnya kerahasiaan itu, sampai-sampai Mayjen S. Parman, selaku Asisten I/Intelijen Men/Pangad, turut jadi korban. Padahal selaku Asisten Intelijen, Mayjen S Parman semestinya mengerti situasi yang tengah terjadi<br />
di lingkungan ABRI dan politik nasional pada umumnya. Ketidaktahuan yang sama juga terjadi pada pimpinan PKI. Seperti terbaca dari kekesalan Sudisman di atas. Selain itu juga tampak dari ketidaksiapan PKI, dalam menghadapi<br />
&#8220;tumpas kelor&#8221; (menumpas sampai ke akar-akarnya) beberapa waktu sesudah peristiwa.</p>
<p>Masih menurut sumber kami, daftar perwira yang masuk dalam jaringan BC, ada nama-nama yang rasanya mustahil masuk dalam jaringan tersebut. Maka benar tidaknya fakta tersebut, perlu ada konfirmasi atau penelitian lebih lanjut. Nama-nama perwira dimaksud adalah: Amir Machmud, Ali Murtopo, Basuki<br />
Rachmat dan Kardono (AU).</p>
<p>Nama perwira lain yang perlu dicatat adalah Mayjen Pranoto Rekso Samudro, yang saat itu menjabat sebagai Asisten III/Personil Men/Pangad.<br />
Yang menarik dari Mayjen Pranoto adalah posisinya yang ternyata tidak termasuk dalam jaringan BC, karena Pranoto lebih condong ke Faksi Nyoto.</p>
<p>Dari ketiga faksi dalam PB, Faksi Nyoto adalah faksi yang paling dekat dengan Presiden Sukarno. Ini dimungkinkan oleh posisi Nyoto selaku Menteri Negara, yang diperbantukan pada Presiden. Jadi antara Bung Karno, Nyoto dan Pranoto, berada dalam satu poros. Kini kalau kita ingat kembali,<br />
penolakan Mayjen Soeharto terhadap pengangkatan Mayjen Pranoto selaku caretaker Men/Pangad saat itu, selain menunjukkan sikap pembangkangan Soeharto terhadap Presiden, bisa jadi itu adalah bagian dari &#8220;persaingan&#8221; antar faksi, karena Suharto &#8212; lewat Sjam &#8212; masuk Faksi Aidit. Sejak<br />
sekitar setahun sebelum peristiwa, pertentangan antara Aidit dan Nyoto semakin tajam. Peranan Nyoto dalam PB sudah dikurangi, dan juga dicopot selaku redaktur &#8220;Bintang Merah&#8221;.</p>
<p>TEORI KETERPUTUSAN<br />
Sehubungan dengan manuver jarintan BC, yakni poros Faksi Aidit &#8211; BC/Sjam &#8211; Unsur ABRI (Letkol Untung, Brigjen Suparjo, Kol A Latief dkk), sumber kami selanjutnya memberikan analisa, karena sumber kami sedikit-banyaknya tahu atas peristiwa tersebut. Ia mengintrodusir &#8220;Teori<br />
Keterputusan&#8221;, untuk menjelaskan peristiwa G30S, khususnya pada episode penculikkan para jenderal. Karena sumber kami ini seorang perwira intelijen, wajar kalau analisanya bernuansa intelijen.</p>
<p>Dalam sebuah operasi intelijen, antara yang memanfaatkan (subyek)dengan pihak yang dimanfaatkan oleh subyek, jadi obyek atau operator, biasanya tidak ada hubungan langsung. Jadi ada keterputusan antara subyek<br />
dan obyek, di sinilah letak &#8220;teori keterputusan&#8221; dalam peristiwa itu. Dan lagi, keterputusan antara subyek dan obyek, adalah sesuatu yang sangat biasa dalam dunia intelijen.</p>
<p>&#8220;Prosedur Keterputusan&#8221; sebenarnya merupakan langkah antisipasi (pengamanan), seandainya si obyek selaku operator gagal, maka pihak yang memanfaatkan (subyek), tidak bisa dikonfirmasi, dan selanjutnya bisa lepas tangan. Sekadar contoh mudah, bisa kita lihat dalam serial layar kaca<br />
&#8220;Mission Impossible&#8221;, di mana dalam intronya, kita menyaksikan adegan, bahwa pihak pemakai (Dinas Rahasia Inggris) tak akan bertanggung jawab, jika operasi gagal.</p>
<p>Lalu bagaimana cara antara si subyek dan obyek berhubungan? Jawabnya mudah ditebak, yakni lewat pihak ketiga. Pihak ketiga ini berfungsi ganda, ia adalah faktor penghubung dan faktor pemutus sekaligus. Ketika operasi<br />
akan dimulai, pihak ketiga adalah penghubung. Tapi jika kelak, ternyata operasinya gagal, maka pihak ketiga yang tadinya penghubung, kini jadi pemutus. Yaitu yang memutuskan hubungan antara subyek dan obyek, agar subyek bisa lepas tanggungjawab. Jika operasi berhasil, masing-masing pihak bisa kembali ke habitat masing-masing dengan tenang, seolah-olah tidak pernah terjadi sesuatu.</p>
<p>Sehubungan dengan peristiwa tersebut, pihak mana saja yang berperan sebagai subyek, obyek dan pihak ketiga selaku penghubung dan pemutus sekaligus? Subyek adalah CLA, obyek (operator) adalah Letkol Untung dan Lettu Doel Arief, dan pihak ketiganya atalah Poros Faksi Aidit- BC/Sjam -<br />
Unsur ABRI. Jadi yang akan dimanfaatkan CIA dalam operasinya atalah Letkol Untung dan Lettu Doel Arief, tapi CIA tidak langsung berhubungan dengan Untung/Doel Arief, tapi lewat Poros Aidit/Sjam.</p>
<p>Kalau digambar secara grafis, hubungan CIA ke Poros DNA/Sjam atalah garis lurus, artinya berhubungan langsung. Demikian juga dari Poros DNA/Sjam ke Letkol Untung/Lettu Doel Arief selaku operator. Sedang CIA ke operator<br />
(Untung/Doel Arief), adalah garis putus-putus, maksudnya tidak berhubungan langsung.</p>
<p>Yang menarik, bahwa Poros DNA/Sjam sebenarnya berperan lebih dari sekadar &#8220;pihak ketiga&#8221;. Dalam kemelut saat itu, mereka juga punya kepentingan politik sendiri. Jadi ada pertemuan kepentingan antara CIA dan<br />
Poros DNA/Sjam, dan atas dasar kepentingan politik masing-masing, mereka sama-sama memanfaatkan operator yang sama (Untung/Doel Arief.)</p>
<p>Ternyata operasi gagal, karena ada anggota Poros Aidit/Sjam yang membelot, yakni Pangkostrad Mayjen Suharto. Karena Mayjen Suharto memiliki akses ke Faksi Aidit/Sjam dan Operator (Untung/Doel Arif), maka Suharto bisa dengan cepat pula menggulung unsur-unsur Faksi Aidit/Sjam, dan juga unsur operator. Letnan Doel Arief selaku pelaksana di lapangan, paling awal dihabisi, oleh pasukan di bawah Kol Ali Murtopo (tentu atas perintah Suharto). Letkol Untung masih sempat melarikan diri, namun akhirnya tertangkap juga, dan segera dieksekusi. ***</p>
<p>TNI Watch! merupakan terbitan yang dimaksudkan untuk mengawasi prilaku TNI, dari soal mutasi di lingkungan TNI, profil dan catatan perjalanan ketentaraan para perwiranya, pelanggaran-pelanggran hak asasi manusia yang dilakukan, politik TNI, senjata yang digunakan dan sebagainya. Tujuannya agar khalayak bisa mengetahuinya dan ikut mengawasi bersama-sama.</p>
<p>Sumber SiaR WEBSITE: <a href="http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html" target="_blank">http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html</a>
</p>
<p class="itemText">taken from :http://www.progind.net/modules/smartsection/item.php?itemid=170</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/irwandianto.wordpress.com/76/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/irwandianto.wordpress.com/76/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irwandianto.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irwandianto.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irwandianto.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irwandianto.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/irwandianto.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/irwandianto.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/irwandianto.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/irwandianto.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irwandianto.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irwandianto.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irwandianto.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irwandianto.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irwandianto.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irwandianto.wordpress.com/76/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=76&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/04/letkol-untung-korban-konspirasi-soeharto-aidit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b88400fd4828be258cc2d6be4e042cd4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irwandianto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SUHARTO (8 June 1921- 27 January 2008), Seorang Militer Karir yang Memerintah sebuah Negara</title>
		<link>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/04/suharto-8-june-1921-27-january-2008-seorang-militer-karir-yang-memerintah-sebuah-negara/</link>
		<comments>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/04/suharto-8-june-1921-27-january-2008-seorang-militer-karir-yang-memerintah-sebuah-negara/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Feb 2008 09:10:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irwandianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[politik & hukum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://my-curio.us/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Published by MiRa on 03/Feb/2008 (33 reads) Sumber: http://insideindonesia.org/content/view/1042/47/ Obituary: Oleh: John Roosa Tidak suka bicara, tidak terbuka, suka menyendiri, tanpa emosi, Suharto memerintah Indonesia selama 32 tahun sebagai seorang misterius, seorang diktator yang tampil sebagai tokoh tanpa wajah, yang tidak menonjol di dalam suatu pemerintahan yang a-politis. Pidato-pidatonya menjemukan, mudah terlupakan, penuh dengan kata-kata [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=75&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="itemInfo"> 	  		<span class="itemPoster"></p>
<p class="smartsection_item_head_who"> 			   		Published by <a href="http://www.progind.net/userinfo.php?uid=112">MiRa</a> on 03/Feb/2008 (33 reads)</p>
<p></span></p>
<p>Sumber: <a href="http://insideindonesia.org/content/view/1042/47/" target="_blank">http://insideindonesia.org/content/view/1042/47/</a></p>
<p>Obituary:</p>
<p>Oleh: John Roosa</p>
<p>Tidak suka bicara, tidak terbuka, suka menyendiri, tanpa emosi, Suharto<br />
memerintah Indonesia selama 32 tahun sebagai seorang misterius, seorang diktator<br />
yang tampil sebagai tokoh tanpa wajah, yang tidak menonjol di dalam suatu<br />
pemerintahan yang a-politis. Pidato-pidatonya menjemukan, mudah terlupakan,<br />
penuh dengan kata-kata birokrat yang menjemukan, klise-klise yang usang, dan<br />
nasehat-nasehat yang saleh. Tidak ada satu pun pernyataannya yang bisa membuat<br />
orang terkenang padanya sekarang. Orang Indonesia, jika ditanya, akan sia-sia<br />
berusaha mengingat suatu kutipan pun yang berasal dari dia, sedangkan di lain<br />
pihak, bahkan anak muda bisa mengutip kata-kata Sukarno, presiden yang<br />
digulingkannya pada tahun 1965. Suharto meninggalkan kenangan tanpa kata.</p>
<p>Jarang diwawancarai, tapi sering dipotret, ia dikenang dari sebuah gerak<br />
tubuh: senyum. Begitulah ia ingin dikenal: biografi yang disuruhnya buat pada<br />
tahun 1969 berjudul: “Jenderal yang Tersenyum”. Itu adalah senyum “kucing<br />
Cheshire”(*), terpaku di tempatnya, menyembunyikan sesuatu, tidak mengungkapkan<br />
isi hatinya, dan menimbulkan tanda-tanya tentang intrik-intrik dan kekerasan apa<br />
lagi yang tengah disulap di dalam otak yang ada di baliknya.<span id="more-75"></span><br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
(*) “Cheshire cat”, kucing yang diceritakan dalam kisah khayalan terkenal,<br />
“Alice’s Adventures in Wonderland”, karya Lewis Carroll. Kucing itu bisa muncul<br />
dan lenyap sesuka hati; akhirnya ia berangsung-angsur lenyap dan hanya tinggal<br />
senyumnya saja, sehingga Alice berkata: “Saya sering melihat kucing tanpa<br />
senyum, tapi belum pernah melihat senyum tanpa kucing.”<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p>Orang tua Suharto merupakan misteri. Dalam “otobiografi”-nya, yang ditulis<br />
oleh orang yang paling bertanggung-jawab atas pembentukan citra publiknya, G.<br />
Dwipayana, Suharto mengklaim bahwa ia dilahirkan di kalangan petani miskin di<br />
desa Kemusuk di dekat Yogyakarta. Sebuah majalah yang dimiliki oleh bos<br />
intelijen militer yang dipercayanya mengklaim pada tahun 1974, bahwa ayahnya<br />
seorang ningrat. Dalam sebuah jawaban yang mungkin disiapkan lebih dulu, Suharto<br />
mengundang wartawan ke ruang kerjanya di istana kepresidenan untuk menjelaskan<br />
garis keturunannya dan mengajukan saksi-saksi yang dapat menguatkan bahwa ia<br />
sungguh-sungguh orang yang baik, jujur dan dapat dipercaya. Sekalipun ia<br />
menyanggah, garis keturunannya tetap diragukan. Di kalangan orang Indonesia<br />
tersebar luas cerita bahwa ia anak tidak sah dari seorang pedagang Cina.</p>
<p>Karir yang menyenangkan</p>
<p>Apa pun asal-mulanya dan pengalaman masa kanak-kanaknya, di masa dewasa ia jelas<br />
adalah seorang militer karir. Ia masuk militer Belanda pada tahun 1940, yang<br />
merupakan peristiwa yang dalam “otobiografi”-nya dikatakannya sebagai “kunci<br />
yang membuka pintu kepada sebuah kehidupan yang menyenangkan”. Kehidupan<br />
menyenangkan yang terdiri dari baris-berbaris dan latihan itu berlanjut pada<br />
masa pendudukan Jepang, ketika ia menjadi anggota milisi Peta. Seperti anggota<br />
milisi lain, ia bergabung dengan tentara nasional Indonesia yang baru dibentuk<br />
begitu militer Jepang menyerah pada Agustus 1945. Tidak dimungkinkan lagi untuk<br />
kembali mengabdi pada Belanda, karena Belanda telah dilucuti kekuasaan dan<br />
kekayaannya oleh Jepang dan menjalani tahun-tahun perang di dalam kamp-kamp<br />
konsentrasi yang kotor dan tidak nyaman.</p>
<p>Berkat latihan militer yang pernah diikutinya, Suharto diberi pangkat<br />
tinggi (letnan kolonel) dalam tentara Indonesia yang baru itu, yang dibentuk<br />
untuk melakukan perang gerilya melawan tentara Belanda yang datang kembali. Pada<br />
tahun 1948 ia telah menjadi komandan sebuah brigade pasukan yang ditempatkan di<br />
dalam dan di sekitar Yogyakarta, ibukota Republik. Serangan-serangan gerilya<br />
tentara itu tidak banyak bermanfaat dalam menghambat kemajuan pasukan Belanda.<br />
Sekalipun lebih menguasai medan di kandang sendiri, Suharto dikejutkan pada 19<br />
Desember 1948 ketika pasukan Belanda menyerbu Yogyakarta dan menguasainya pada<br />
hari yang sama tanpa menghadapi perlawanan sedikit pun. Entah bagaimana, keempat<br />
batalyon Suharto sedang berada di luar kota. Itu merupakan kemunduran terburuk<br />
bagi Republik: kedua orang pimpinan tertingginya, Sukarno dan Hatta, tertawan.</p>
<p>“Politik saya terletak di ujung bayonet.”</p>
<p>Suharto mendapat kesempatan untuk memperbaiki diri ketika ia memimpin sebuah<br />
serangan terhadap kota Yogyakarta pada 1 Maret 1949. Serangan itu hanya<br />
menimbulkan kerusakan kecil di kalangan pasukan Belanda yang menduduki kota itu<br />
dan dipukul mundur dalam waktu enam jam. Namun, Suharto dan para komandan<br />
militer lain mengklaim bahwa mereka telah menguasai kota untuk sementara waktu<br />
dan membuktikan kehebatan angkatan bersenjata Republik kepada dunia. Setelah<br />
Suharto berkuasa pada tahun 1965, peristiwa itu disulap menjadi kemenangan yang<br />
menentukan dalam perang kemerdekaan, dan dibuatlah film tentang peristiwa itu,<br />
“Janur Kuning” (1979), dan di kota Yogya didirikan sebuah monumen besar untuk<br />
mengenangnya (1985).</p>
<p>Sebagai orang yang pernah bekerja dalam tiga tentara yang berbeda dalam<br />
kurun waktu satu dasawarsa, Suharto mempunyai komitmen politik yang enteng.<br />
Salah satu kolega militernya belakangan berkata pada seorang wartawan, bahwa<br />
pada tahun 1948 Suharto pernah berkata, “Politik saya terletak di ujung<br />
bayonet.” Tidak heran bahwa Sukarno dan menteri pertahanannya yang berhaluan<br />
kiri memasukkan komisaris politik di dalam tentara. Seperti banyak tentara yang<br />
dilatih di bawah perwira Belanda dan Jepang, Suharto tidak punya pengalaman di<br />
dalam gerakan nasionalis populer yang telah berjuang melawan imperialisme.</p>
<p>Menapak jenjang kepangkatan</p>
<p>Setelah kemerdekaan tercapai dalam tahun 1949, Suharto menanjak pangkatnya:<br />
kolonel, brigadir jenderal, mayor jenderal. Ia pernah mengalami kemunduran pada<br />
tahun 1959, ketika ia diberhentikan sebagai komandan tentara di Jawa Tengah<br />
karena korupsi. Tetapi peristiwa itu ditutupi dan ia direhabilitasi dengan<br />
cepat. Ia ditugasi memimpin operasi merebut Irian Barat dari Belanda pada tahun<br />
1962 &#8211; operasi itu dihentikan pada saat terakhir dengan tercapainya kesepakatan<br />
diplomatik. Ia lalu dipindahkan ke Jakarta dan diberi jabatan sebagai komandan<br />
cadangan angkatan darat, Kostrad, pada tahun 1963. Dengan catatan karir yang<br />
tidak menonjol, pendidikan yang rendah, dan tidak menguasai bahasa asing, pada<br />
tahun 1965 ia menjadi calon utama untuk menduduki jabatan tertinggi di angkatan<br />
darat, dan bertindak menggantikan panglima angkatan darat, Yani, bila ia pergi<br />
keluar negeri.</p>
<p>Suharto naik ke puncak militer yang kemudian menjadi semacam negara di<br />
dalam negara, memiliki komandan teritorial, yang pada mulanya didesain untuk<br />
pertahanan terhadap invasi asing, tetapi kemudian memerintah masyarakat sipil.<br />
Kebanyakan dari jenderal-jenderal lain, termasuk yang paling senior, A.H.<br />
Nasution, sangat anti-komunis dan bertekad menahan kekuatan PKI yang tengah<br />
meningkat pada awal 1960an. Untuk menandingi partai itu, mereka pun membentuk<br />
serikat buruh, perhimpunan seniman, dan surat kabar. Mereka berhubungan dengan<br />
organisasi-organisasi keagamaan dan partai-partai politik, dan meyakinkan mereka<br />
bahwa bila perlu militer akan menggunakan kekerasan terhadap PKI.</p>
<p>Suharto tidak secara jelas memihak pada salah satu pihak. Seorang mantan<br />
anggota PKI di parlemen mengatakan kepada saya, bahwa DN Aidit, ketua PKI, pada<br />
awal 1965 mengira bahwa Suharto seorang perwira yang “demokratis” oleh karena ia<br />
mendukung pengakhiran SOB (keadaan perang) pada tahun 1963. Tetapi Suharto juga<br />
berhubungan dengan golongan anti-komunis dalam usaha tertutupnya untuk mengerem<br />
kampanye anti-Malaysia Sukarno yang dimulai pada tahun 1963.</p>
<p>Hari yang beruntung baginya</p>
<p>Duduk di pinggiran ternyata membawa Suharto pada puncak kekuasaan. Ketika para<br />
perwira militer yang pro-PKI dan pro-Sukarno memutuskan bertindak terhadap para<br />
perwira saingan mereka, mereka beranggapan Suharto akan mendukung mereka.<br />
Sekelompok perwira junior mengorganisir penculikan tujuh jenderal angkatan darat<br />
pada 1 Oktober 1965. Dua di antara komplotan itu adalah sahabat dekat Suharto,<br />
dan seorang di antaranya menceritakan kepada Suharto rencana komplotan itu<br />
sebelum terjadi. Para penculik, yang menamakan diri Gerakan 30 September,<br />
akhirnya membunuh enam jenderal, termasuk di antaranya panglima angkatan darat,<br />
Yani. Itu adalah hari yang menguntungkan bagi Suharto. Dengan absennya Yani, ia<br />
menjadi panglima angkatan darat. Gerakan 30 September tidak diotaki oleh Suharto<br />
tetapi peristiwa itu justru memberi kesempatan baginya untuk mencapai<br />
cita-citanya.</p>
<p>Sebagai komandan militer, Suharto mulai menentang perintah-perintah<br />
presiden dan menerapkan agenda yang sejak lama dimiliki oleh para perwira<br />
anti-komunis, yakni mengurangi pengaruh Sukarno sehingga menjadi presiden tanpa<br />
kekuasaan, menghancurkan PKI, dan menegakkan kediktatoran militer. Sikap<br />
anti-komunis Suharto bukan berasal dari komitmen ideologis yang mendalam.<br />
Seandainya Gerakan 30 September berhasil dan kaum komunis meraih kekuasaan lebih<br />
besar, kita bisa dengan mudah membayangkan bagaimana Suharto yang selalu<br />
oportunistik itu menyesuaikan diri dengan rejim yang baru. Ia adalah perwira<br />
yang biasa dan sama sekali tidak menonjol, sehingga pada minggu-minggu pertama<br />
Oktober itu banyak pengamat mengira bahwa ia sekadar mengikuti pimpinan<br />
Nasution.</p>
<p>Kudeta merangkak</p>
<p>Menyingkirkan Presiden Sukarno ternyata tidak terlalu sulit. Tokoh besar<br />
nasionalisme Indonesia, “penyambung lidah rakyat”, terus-menerus memprotes,<br />
tetapi tidak berbuat sesuatu untuk menyetop meriam Suharto. Ia menguatkan<br />
Suharto sebagai panglima angkatan darat, menaikkan pangkatnya, dan memberinya<br />
kekuasaan darurat. Puncak dari kudeta merangkak terjadi pada Maret 1966, ketika<br />
Suharto menggunakan perintah yang kata-katanya samar tentang “menjamin keamanan”<br />
dari Sukarno sebagai justifikasi untuk menangkap 15 menteri dan membubarkan<br />
kabinet Sukarno&#8211;seolah-olah presiden memerintahkan penggulingan dirinya<br />
sendiri.</p>
<p>Penghancuran PKI&#8211;prakondisi untuk menerapkan suatu kebijakan politik baru<br />
yang didominasi militer&#8211;ternyata juga tidak terlalu sulit. Pimpinan PKI, yang<br />
kalang kabut setelah 1 Oktober, menyerukan kepada para anggotanya untuk tidak<br />
melawan supaya Presiden Sukarno dapat mengatur suatu pemecahan politis terhadap<br />
krisis itu. Tetapi presiden tidak berkuasa atas tentara Suharto. Bekerja sama<br />
dengan milisi sipil, tentara mengorganisir sebuah pertumpahan darah yang paling<br />
buruk dari abad ke-20, menangkap lebih dari sejuta orang, lalu dengan diam-diam<br />
membunuh banyak di antara mereka. Tahanan-tahanan lenyap di waktu malam.<br />
Kuburan-kuburan massal terisi mayat-mayat yang tak terhitung banyaknya tersebar<br />
tanpa tanda di seluruh Sumatra, Jawa dan Bali.</p>
<p>Tidak ada dokumen yang membuktikan bahwa Suharto memerintahkan satu<br />
pembunuhan pun. Dalam beberapa kesempatan yang jarang, ketika ia berbicara<br />
tentang pembunuhan-pembunuhan itu pada tahun-tahun belakangan, ia menyalahkan<br />
orang-orang sipil yang mengamuk. Penyelidikan yang saksama terhadap siapa, di<br />
mana, kapan dan bagaimana berkaitan dengan pembunuhan-pembunuhan itu<br />
mengungkapkan bahwa militerlah yang paling bertanggung-jawab dan bahwa Suharto<br />
setidak-tidaknya menyetujuinya, kalau bukan ia yang memberikan perintah lisan<br />
atau tertulis yang eksplisit untuk melakukannya.</p>
<p>Wortel &amp; cemeti</p>
<p>Dalam merebut kekuasaan, Suharto dan perwira-perwira militer kliknya menyadari<br />
bahwa stabilitas jangka panjang dari kekuasaan mereka akan bergantung pada<br />
kemampuan mereka untuk meningkatkan taraf kehidupan rakyat. Mereka berpaling<br />
pada bantuan, penanaman modal dan pasar luar negeri untuk memberikan rangsangan<br />
utama bagi pertumbuhan ekonomi. Modal Barat yang memboikot Indonesia karena<br />
kebijakan politik Sukarno dulu mendapati permadani selamat datang terhampar<br />
menyambut mereka. Suharto sendiri campur tangan pada akhir 1965 untuk<br />
menghentikan usaha menteri perindustrian Sukarno untuk menasionalisir sektor<br />
minyak. Dengan kampanye teror militer terhadap serikat buruh di ladang-ladang<br />
minyak, kebun-kebun karet, dan pabrik-pabrik, modal Barat memperoleh tenaga<br />
kerja yang patuh.</p>
<p>Salah satu alasan bagi kemampuan Suharto yang mencolok untuk mempertahankan<br />
kekuasaan begitu lama adalah kebijakannya memperluas kesempatan kerja di sektor<br />
publik. Pada akhir kekuasaannya, 4,6 juta orang mendapat gaji dari pemerintah,<br />
tiga kali lebih banyak daripada pada awal tahun 1970an. Jutaan orang lagi<br />
merupakan tanggungan para pegawai makan gaji ini. Jaminan gaji bulanan itu<br />
menarik, sekalipun pendapatannya rendah. Di samping itu, sejumlah jabatan di<br />
pemerintahan memungkinkan orang untuk mendapat lebih banyak uang dengan korupsi.<br />
Para pegawai negeri ini beserta sanak keluarganya merupakan basis pendukung<br />
kunci bagi rejim ini, dengan memberikan suara dan berkampanye bagi partai<br />
pemerintah, Golkar, pada setiap pemilihan umum. Mereka yang tidak memilik Golkar<br />
dipersalahkan karena menggigit tangan yang memberi mereka makan, dan kehilangan<br />
kesempatan untuk naik pangkat.</p>
<p>Tanggapan Suharto terhadap pembangkangan&#8211;menggunakan bahasa<br />
sekarang&#8211;adalah ‘gertak &amp; bikin takut’. Di Papua, ia menempatkan tentara<br />
pendudukan yang memperlakukan penduduk asli sebagai lebih rendah dari manusia,<br />
yang harus ditundukkan dengan kekerasan. Selama bertahun-tahun, satu-satunya<br />
wajah Indonesia yang dilihat oleh orang Papua adalah tentara. Suharto<br />
bertanggung jawab bagi puluhan ribu orang Papua yang tewas dalam perang melawan<br />
pemberontakan dari akhir 1960an sampai 1998. Ia juga bertanggung jawab atas<br />
perang agresi terhadap Timor Timur pada tahun 1975, dan atas terbunuhnya lebih<br />
dari 100 ribu orang di sana akibat perang di separuh pulau itu. Ia juga<br />
bertanggung jawab atas terbunuhnya ribuan orang di Aceh yang juga merupakan<br />
korban perang melawan pemberontakan (1990-98), yang didesain untuk meneror<br />
penduduk sipil agar tidak mendukung gerilya, dan bukan menawarkan alternatif<br />
yang lebih positif kepada warga sipil.</p>
<p>Suharto dengan keras kepala berpegang pada strateginya bahkan setelah<br />
terbukti kontra-produktif, ketika teror yang dilancarkan di Papua, Timor Timur<br />
dan Aceh menghasilkan lebih banyak perlawanan yang meluas. Hanya setelah Suharto<br />
jatuh, para politisi Indonesia mendapat kesempatan untuk mengupayakan pemecahan<br />
politis &amp; diplomatis yang lebih manusiawi terhadap perang-perang ini: Presiden<br />
Habibie mengizinkan suatu referendum yang dilaksanakan oleh PBB di Timor Timur<br />
pada tahun 1999, dan Presiden Yudhoyono menandatangani perjanjian perdamaian<br />
dengan kaum nasionalis Aceh pada tahun 2005.</p>
<p>‘Program Ponzi’(*) raksasa itu pun ambruk</p>
<p>Dalam menilai pemerintahan Suharto, apa yang disebut pendekatan “seimbang” dari<br />
banyak sarjana Barat adalah mengkritisi Suharto tentang pelanggaran-pelanggaran<br />
HAM-nya, tetapi memuji kinerja ekonomisnya. Mereka yang terkesan oleh<br />
pertumbuhan enam persen setahun tidak berbeda dengan para investor yang mudah<br />
dikibuli dalam suatu ‘Program Ponzi’(*) raksasa, yang yakin bahwa penghasilan<br />
tinggi yang terlihat di permukaan merupakan bukti tak terbantahkan dari sebuah<br />
sukses. Pertumbuhan ekonomi pada tahun-tahun Suharto sebagian besar dihasilkan<br />
dengan menjual secara liar sumberdaya-sumberdaya alam negeri itu. Itu adalah<br />
pertumbuhan yang memakan dirinya sendiri, dan yang tak mungkin akan lestari.<br />
Sektor-sektor utama adalah minyak dan kayu. Keduanya mengalami salah urus yang<br />
hebat karena korupsi. Pada hari ini Indonesia secara bersih adalah negara<br />
pengimpor minyak dan hutan-hutannya menghilang dengan cepat, dibabat oleh para<br />
logger atau dibakar oleh pemilik perkebunan kelapa sawit. Pendapatan dari semua<br />
ekspor itu tidak diinvestasikan kembali ke dalam sektor-sektor lain; uang itu<br />
lenyap masuk rekening bank dari keluarga Suharto &amp; para kroninya (seperti Bob<br />
Hasan), dan para pejabat pemerintah.<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
‘Program Ponzi’ : suatu operasi investasi palsu &amp; kriminal, yang di situ para<br />
penanam modal awal mendapat hasil (“laba”) yang sangat besar yang dibayar dari<br />
investasi oleh para penanam modal yang datang belakangan, dan bukan dari hasil<br />
bersih yang berasal dari kegiatan bisnis yang benar.<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>Setelah tiga dasawarsa pertumbuhan ekonomi a la Suharto, pemerintah<br />
Indonesia dibebani hutang banyak, dan perekonomian Indonesia tidak memiliki<br />
basis industri yang didanai dari dalam negeri. Sungguh pas kalau Suharto, yang<br />
pengikut-pengikutnya memujinya sebagai “Bapak Pembangunan”, meninggal dunia di<br />
rumah sakit yang dimiliki oleh perusahaan minyak negara (Pertamina) yang oleh<br />
keluarganya dan kroninya (seperti Ibnu Sutowo) diperas habis-habisan.</p>
<p>Rejim Suharto hidup dari modal asing dan mati karena modal asing.<br />
Liberalisasi sektor keuangan yang didesakkan oleh A.S. kepada Indonesia supaya<br />
dianut pada awal 1990an berakibat kerentanan yang lebih besar terhadap perubahan<br />
mendadak dalam aliran modal internasional. Uang mengalir masuk ke dalam<br />
gerombolan kleptokrat Suharto dan bank-banknya yang palsu, lalu tiba-tiba<br />
mengalir keluar lagi. ‘Program Ponzi’ raksasa itu pun runtuh dengan terjadinya<br />
krisis ekonomi Asia pada tahun 1997. Satu-satunya legitimasi yang dimiliki oleh<br />
Suharto adalah apa yang seolah-olah tampak merupakan kemampuannya untuk<br />
menciptakan pertumbuhan ekonomis. Begitu itu berakhir, maka kelas menengah yang<br />
biasanya menurut saja membalik terhadapnya, tidak mau mentolerir korupsinya,<br />
anak-anaknya yang serakah dan kroni-kroninya yang sangat immoral mencolok<br />
kekayaannya. Gerakan yang secara spontan terbentuk bagi “reformasi” ini<br />
menyatakan musuh utama mereka adalah KKN: Korupsi, Kolusi &amp; Nepotisme. Kampanye keluarga Suharto sendiri, “Saya Cinta Rupiah”, yang datang dari mereka yang<br />
justru punya dollar paling banyak, tidak mempunyai bobot yang sama dengan slogan<br />
gerakan itu.</p>
<p>Segudang paranormal yang dimiliki keluarga itu tidak bisa menyelamatkan<br />
mereka; tidak pula jenderal-jenderal penjilat mereka, bahkan tidak Letnan<br />
Jenderal Prabowo, menantu Suharto yang menguasai pasukan elite di Jakarta, dan<br />
yang selalu bergelimang uang dari saudaranya yang memiliki satu-satunya pabrik<br />
baja di negeri itu. Suharto lengser pada 21 Mei 1998, ketika Jakarta masih<br />
mengepulkan asap bekas kerusuhan misterius, yang di situ toko-toko yang dimiliki<br />
oleh orang-orang Indonesia keturunan Cina dibakar.</p>
<p>Mr. Minus</p>
<p>Mungkin yang terbaik dapat dikatakan tentang 32 tahun pemerintahan Suharto ialah<br />
bahwa salah-salah keadaannya bisa lebih buruk dari sekarang. Ia tidak memilih<br />
strategi jenderal-jenderal Burma dan mengisolasi negeri ini. Bergantung pada<br />
modal asing, ia rentan terhadap tekanan internasional. Pelepasan puluhan ribu<br />
tahanan politik pada akhir 1970an sebagian besar disebabkan oleh tekanan dari<br />
luar negeri. Ia tidak memilih untuk mencari legitimasi dirinya melalui agama dan<br />
menerapkan hukum Islam. Negara Indonesia sebagian besar tetap sekuler. Ia tidak<br />
memupuk kultus pribadi di seputar dirinya. Ketika menghadapi protes massal pada<br />
tahun 1998, ia tidak memilih mempertahankan kekuasaan dengan segala cara.</p>
<p>Almarhum sastrawan besar Indonesia, Pramoedya Ananta Toer, yang menjadi<br />
tahanan politik Suharto selama 14 tahun, pernah menulis bahwa ia tidak bisa<br />
memaksa dirinya menulis tentang rejim Suharto. Sementara ia menulis banyak novel<br />
historis tentang Jawa di zaman pra-kolonial dan gerakan nasionalis Indonesia, ia<br />
berpendapat tidak ada apa-apa yang menarik untuk ditulis tentang orang yang<br />
bertanggung jawab memenjarakannya dan melarang buku-bukunya itu. Baginya,<br />
Suharto adalah suatu negativitas, apa yang dinamakannya suatu “minus X”, suatu<br />
kemunduran kembali ke zaman para aristokrat kolonial, yang menindas bawahan<br />
mereka bagi kepentingan bisnis Eropa, namun membusungkan dada memamerkan<br />
kekuatan kosmik mereka yang hebat, dan tetap berpandangan sempit dan tidak<br />
peduli terhadap sains dan seni dari Eropa yang telah menaklukkan mereka. Tidak<br />
diragukan bahwa beberapa orang akan mengingat Suharto bagi beberapa hal yang<br />
positif, tetapi sementara Indonesia berjuang mengatasi warisannya yang buruk,<br />
kita bertanya-tanya, apakah orang bisa menilai gelarnya sebagai “Bapak<br />
Pembangunan” itu sebagai sesuatu yang sahih selain sebagai sebuah guyonan yang<br />
kejam.***</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
[John Roosa (<a href="http://groups.yahoo.com/group/sastra-pembebasan/post?postID=Q0E7VVFoxIcSZqWAxoT4vBcNJiy8TD-yfrM1mKPm9O9rXJehtuETZW-6h5UKX47tbwqeRzgXghlNOBnkP3TkDg">var id='jroosa';var host1='interchange.ubc.ca';var host2='';document.write('&lt;a href="mailto:'+id+'@'+host1+'.'+host2+'"&gt;'+id+'@'+host1+'.'+host2+'&lt;/a&gt;');&lt;a href="mailto:jroosa@interchange.ubc.ca."&gt;jroosa@interchange.ubc.ca.&lt;/a&gt;</a><a href="mailto:jroosa@interchange.ubc.ca.">var id='jroosa';var host1='interchange.ubc.ca.';var host2='';document.write('</a><a href="mailto:'+id+'@'+host1+'.'+host2+'">'+id+'@'+host1+'.'+host2+'</a>');<a href="mailto:jroosa@interchange.ubc.ca..">jroosa@interchange.ubc.ca..</a><a href="mailto:jroosa@interchange.ubc.ca.">var id='jroosa';var host1='interchange.ubc.ca.';var host2='';document.write('&lt;a href="mailto:'+id+'@'+host1+'.'+host2+'"&gt;'+id+'@'+host1+'.'+host2+'&lt;/a&gt;');&lt;a href="mailto:jroosa@interchange.ubc.ca.."&gt;jroosa@interchange.ubc.ca..&lt;/a&gt;</a><a href="mailto:jroosa@interchange.ubc.ca..">var id='jroosa';var host1='interchange.ubc.ca..';var host2='';document.write('</a><a href="mailto:'+id+'@'+host1+'.'+host2+'">'+id+'@'+host1+'.'+host2+'</a>');<a href="mailto:jroosa@interchange.ubc.ca...">jroosa@interchange.ubc.ca...</a>) adalah anggota tim editorial situs<br />
“Inside Indonesia”, dan penulis “Pretext for Mass Murder: The September 30th<br />
Movement and Suharto's Coup d'État in Indonesia” (2006).]</p>
<p>Inside Indonesia #91: Jan-Mar 2008</p>
<p>taken from :http://www.progind.net/modules/smartsection/item.php?itemid=330</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/irwandianto.wordpress.com/75/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/irwandianto.wordpress.com/75/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irwandianto.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irwandianto.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irwandianto.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irwandianto.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/irwandianto.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/irwandianto.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/irwandianto.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/irwandianto.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irwandianto.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irwandianto.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irwandianto.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irwandianto.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irwandianto.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irwandianto.wordpress.com/75/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwandianto.wordpress.com&amp;blog=1192064&amp;post=75&amp;subd=irwandianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irwandianto.wordpress.com/2008/02/04/suharto-8-june-1921-27-january-2008-seorang-militer-karir-yang-memerintah-sebuah-negara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b88400fd4828be258cc2d6be4e042cd4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irwandianto</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
